KOTABARU, banuapost.co.id– Amuk api terjadi Kelurahan Kotabaru Tengah, Kecamatan Pulau Laut Sigam, Jumat (30/10) dini hari.
Akibat murka si jago merah di kawasan padat pemukiman, Jl Fatmaraga, yang mulai berkobar kisaran pukul 01:30 Wita, sebanyak 150 unit rumah di tiga RT, di RT 08, RT 09 dan RT 16, luluhlantak.
Belum diketahui secara pasti penyebab api, maupun kerugian yang dialami dalam kejadian ini. Karena masih dalam penyelidikan jajaran Satreskrim Polres Kotabaru.
Namun dermikian, sedikitnya sudah ada tiga saksi yang didengar keterangannya. Sementara untuk memadamkan, sebanyak 12 unit diterjunkan, baik milik Dinas Pemadam Kotabaru, BNPB, dan PMK setempat.
Keterangan yang diperoleh, awal musibah pertama kali diketahui M Zaini Ridho yang ketika itu belum lelap di dalam rumahnya.
Tengah istirahat, mendengar suara ribut di luar rumah. Panasaran, Zaini keluar dengan maksud mencari tahu sumber kegaduhan.
Ketika pintu dibuka, dari dalam rumah H Ijai yang dalam keadaan kosong, terlihat cahaya merah membara akibat terbakar.
Zaini kemudian memberitahukan kepada warga sekitar. Dengan peralatan seadanya mencoba memadamkan api. Namun angin yang bertiup kencang, membuat usaha warga menjadi sia-sia. Apalagi kawasan yang padat pemukiman ini, hampir sebagian besar rumah-rumahnya terbuat dari bahan kayu.
Setelah belasan mobil pemadam kebakaran berdatangan, kobaran api berhasil dijinakan setelah berjuang menjelang subuh. Hingga berita diturunkan pendinginan masih dilakukan. (yb/*/foto: ist)