KOTABARU, banuapost.co.id– Duka yang dialami warga tiga RT di Jl Fatmaraga, Kotabaru Tengah, akibat amuk api, jadi lara kandidat Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor.
Meski di tengah kesibukannya menghadapi kontestasi Pilkada Kalsel 2020, 9 Desember mendatang, Paman Birin, sapaan familiarnya, memilih hadir di tengah warga yang jadi korban.
Pasangan hidup Hj Raudatul Jannah ini, benar-benar ingin berbagi kesedihan. Datang pun tanpa di dampingi tim pemenangannya, baik partai pengusung maupun pendukung, Sabtu (31/10).
Paman Birin hanya di dampingi segelintir relawannya. Itu pun tak ada yang dibawa untuk didonasikan kepada ratusan korban dari 150 unit rumah yang luluhlantak dilalap si jago merah, Jumat (30/10) dini hari itu.
Padahal sebelumnya, Kamis (29/10), Paman Birin melakukan silaturahmi ke-4 desa di Kusan Hulu, Tanah Bumbu, hingga basah kuyup dan menggigil di tengah sungai.
Berangkat Sabtu (31/10) siang dari Banjarmasi, setelah menepuh perjalanan yang melelahkan, setibanya di Kotabaru langsung mengunjungi para korban.
Kehadiran Paman Birin dengan ciri khasnya yang jauh dari busana seorang pejabat, tak urung membuat warga kaget.
Di tengah lokasi kebakaran di antara kesibukan korban tengah membersihkan puing-puing, kehadiran ayah dari tiga putra dengan sarung diselempangkan di badan, peci dan berkaos oblong, benar-benar membuat mereka tak menyangka.
Kedatangannya memang mendadak, karena jiwa kemanusiaannya tersentuh. Paman Birin meninggalkan hiruk pikuk pentas politik Pilkada 2020.
Bahkan kepada awak media yang mengetahui kehadirannya, Paman Birin tak banyak berbicara. Apalagi soal kontestasi pilkada.
“Kedatangan saya murni karena kemanusiaan. Memotivasi korban kebakaran agar tabah. Di samping ikut berbelasungkawa. Semoga mereka tetap kuat,” ucap dengan suara terdengar berat.
Di lokasi kebakaran pun, Paman Birin tak sungkan-sungkan duduk bersila sembari berbincang dengan beberapa warga yang rumahnya menyisakan puing.
“Semoga bantuan untuk mereka segera berdatangan. Saya mengetuk hati para dermawan untuk peduli dengan mereka,” kata Paman Birin setelah berbincang dengan para korban yang memang se hari-harinya memiliki nasib kurang beruntung. (yb/*/foto: ist)