BANJARMASIN, banuapost.co.id- Pengamanan pilkada serentak 2020 yang dilakukan TNI bersama Polri, akan berlangsung hingga pelantikkan, Februari 2021 mendatang.
Ini mengingat mungkin saja ada sengketa di pasca pilkada nanti. Namun untuk sekarang yang menjadi fokus, puncak pemungutan suara esok hari, Rabu (9/12).
“Jadi kita lintas tahun untuk pengamanannya. Bukan selesai pemilihan 9 Desember terus kami landai, tidak. Jadi sesuai dengan perintah, kita mengamankan sampai dengan pelantikkan,” tegas Danrem 101/Antasari, Brigjend TNI Firmansyah, saat silaturahmi bersama awak media di 101 Coffee, Selasa (8/12).
Diakui Pati TNI bintang satu ini, ada beberapa wilayah di Kalsel yang terpaksa dipertebal pengamananya, seperti Kabupaten Tanah Bumbu.
“Potensi konfliknya ada disana. Kita sudah petakan dan saya perintahkan kepada dandim setempat untuk betul-betul melihat kondisi lapangan,” katanya.
Sementara khusus untuk pengamankan Pilkada Serentak 2020, 9 Desember, menurut Brigjend Firmansyah, Korem 101/Antasari menyebar 1.551 personel di 11 Kodim di 13 kaupaten/kota Provinsi Kalsel.
“Seluruhnya untuk mengamankan pemilihan gubernur, wali kota maupun bupati,” tandasnya.
Karena itu, sambung danrem mengajak, seluruh elemen menjaga pilkada agar berjalan tertib, aman dan damai. Karena siapapun yang akan terpilih, tetap akan menjadi mitra kerja selama 5 tahun ke depan. (oie/foto: olivia)