BANJARMASIN, banuapost.co.id– Netralitas dalam pemilu, termasuk Pilkada Serentak 2020 Kalsel, menjadi harga mati yang tidak bisa ditawar-tawar bagi prajurit TNI. Karena itu diinggatkan untuk memegang teguh komitmen.
Penegasan itu dikemukakan Danrem 101/Antasari, Brigjend TNI Firmansyah, saat silaturahmi bersama awak media di 101 Coffee, Selasa (8/12).
“Tidak adalagi tawar menawar lagi. Apabila ada anggota saya yang mencoba bermain-main dengan netralitas dalam pesta lima tahunan ini, saya akan tindak tegas,” ujar Pati TNI bintang satu ini.
Sikap netral TNI dalam pesta demokrasi lima tahunan, lanjut danrem, wajib diberlakukan. Karena itu diingatkan, jangan sampai ada prajurit TNI di lapangan yang tidak netral.
Sekarang ini, sambung Brigjend Firmansyah, bersama Polda Kalsel konsentrasi terhadap pengamanan TPS-TPS hingga esok hari.
“Serangan fajar itu dimungkinkan masih ada. Oleh sebab itu kita berharap, semua elemen bersama-sama memonitor kegiatan-kegiatan yang seperti ini tidak terjadi di Kalsel,” tuturnya.
Danrem mengajak masyarakat menjadi pemilih yang cerdas dengan memilih pemimpin berdasarkan visi misi, karena berkaitan erat dengan kesejahteraan ke depan.
“Karena itu, pilih yang betul-betul pantas dipilih. Bukan apa yang sekarang diberikan, karena nilainya tidak sepadan. Untuk itu sekali lagi, kita gelorakan pilkada yang jujur dan bersih,” tegasnya. (oie/foto: olivia)