JAKARTA, banuapost.co.id– Dari Riset Kesehatan Dasar (Rikesdas), 3 dari 10 remaja di Indonesia mengalami anemia. Salah satu penyebabnya kekurangan gizi akibat tidak seimbangnya dalam asupan.
“Karena itu, Kementrian Kesehatan RI berkomitmen menjadi pilar yang dapat membantu remaja, orangtua serta keluarga, dalam memenuhi gizi,” kata Menkes Budi Gunadi Sadikin.
Menkes Budi mengungkapkan komitmen kementeriannya dalam sambutan pada puncak Hari Gizi Nasional (HGN) ke-61 2021 yang dapat disaksikan di kanal Youtube milik Kementerian Kesehatan RI, Senin (25/1).
Menurut menkes, pentingnya asupan gizi bagi petumbuhan remaja Indonesia, karena para remaja ini dibutuhkan dalam membangun Indonesia di masa depan.
“Ini juga seiring dengan HGN 2021 ini yang mengusung tema: Remaja Sehat, Bebas Anemia. Gizi Seimbang, Remaja Sehat, Indonesia Kuat,” ujar menkes.
Salah satu wujud komitmen tersebut, sambung Menkes Budi, di 2021 ini para remaja putri usia 16-18 tahun, mendapat tablet penambah darah setiap seminggu sekali.
“Walaupun dengan keadaan remaja belajar dari rumah, pihak sekolah juga akan mengambil tindakan agar komitmen kemenkes ini dapat berjalan dan dapat mengurangi kasus anemia di Indonesia,” jelas mantan Wamen BUMN ini.
Dalam acara ini menkes memberikan pesan pentingnya orangtua dalam memperhatikan kesehatan dan gizi para remaja.
Kemenkes meminta bantuan orangtua sebagai pelindung dari para remaja untuk memerhatikan dan memastikan asupan gizi yang cukup.
Orangtua mempunyai tugas tidak hanya merawat dan membesarkan, tetapi juga mengerti mengenai gizi apa saja yang diberikan kepada anak agar dapat mencetak remaja yang unggul.
Remaja di Indonesia sendiri memiliki 20 persen dari total populasi yang ada. Jika Indonesia mau menjadi negara yang kuat, dapat dimulai dengan para remaja yang nantinya akan menjadi pemimpin di masa mendatang.
“Karena generasi mudanya bisa sangat mendongkrak besarnya gross domestic product negara tersebut. Akan bisa mendorong rangking ekonomi negara di tataran dunia nantinya, kalau kita benar mengurusnya dari sekarang,” imbuhnya. (oie/foto: ist)