BARABAI, banuapost.co.id– Bencana alam yang merendam Kabupaten Hulu Sungai (HST), hingga Sabtu (16/1) masih belum memperlihatkan tanda-tanda surut.
Bahkan di kabupaten yang terkenal dengan kuliner apamnya itu, aktivitas lumpuh total. Terlebih lagi aliran listrik terpaksa dimatikan akibat tingginya debit air.
Kondisi demikian tak urung membuat jajaran Kodim 1002/Barabai mengambil langkah sigap. Setelah sebelumnya membagikan logistik, kali ini fokus menyelamatkan korban terdampak, khususnya lansia. Padahal markas dan asrama prajurit juga bernasib sama, terendam.
Dikomandoi langsung Dandimnya, Letkol Inf M Ishak H Baharuddin, evakuasi dilakukan terhadap warga yang terjebak di rumah-rumah.
Sedikitnya tercatat sudah 101 warga, khususnya lansia dievakuasi ke posko-posko yang didirikan Pemkab Hulu Sungai Tengah.
Menurut Letkol M Ishak, meski kondisinya sama, terendam, prajurit TNI tetap melaksanakan bantuan, baik evakuasi maupun pembagian logistik demi kemanusian.
“Setidaknya apa yang kami lakukan ini, merupakan implemtasi penekanan dari komando. Selamatkan keluarga terlebih dahulu dan tetap menjaga keselamatan diri pada saat membantu warga sekitar,” tegasnya. (oie/foto: ist)