PELAIHARI, banuapost.co.id– Bandar angka keberuntungan di Desa Sungai Riam, diamankan anggota Polsek Pelaihari Kota, Senin (1/2) malam.
Melakoni sebagai bandar toto gelap alias togel, Her yang diamankan di rumahnya, RT 4 desa tersebut, mengaku kepepet duit karena istri tengah hamil. Sehingga butuh untuk biaya lahiran.
Polisi juga membawa Tf warga Pelaihari sebagai pembeli. Lelaki yang sehari-harinya mencari emas, mengaku membeli togel untuk mengganti rantai motor.
Selain menggelandang Her dan Tf, polisi juga membawa barang bukti berupa rekap, Hp dan uang tunas hasil penjualan togel.
Kepada penyidik, Her berdalih baru memulai berjualan togel lagi setelah lama berhenti. Lelaki yang sempat berprofesi sebagai tukang cukur, berjualan togel karena kepepet untuk persediaan kelahiran anaknya.
“Saya sebelumnya memang pernah berjualan togel. Tapi berhenti dan menjadi tukang cukur serta mengangon sapi,” kata Her di Mapolsek Pelaihari.
Her juga mengatakan istrinya yang dinikahinya sekitar enam bulan lalu, sedang hamil. Sementara hasil mencukur tidak seberapa.
Sayangnya usaha haram Her memperoleh penghasilan tambahan demi lahiran anaknya itu tidak kesampaian. Istrinya mengalami keguguran dan harus menjalani perawatan. Ironisnya lagi setelah istrinya keguguran, Her justeru ngendon dalam sel.
Kapolsek Pelaihari, Ipda May Felly Manurung, membenarkan mengamankan seorang bandar togel di kawasan RT 4 Desa Sungai Riam.
“Kami baru saja mengamankan bandar dan pembeli togel pada giat yang berlangsung pukul 21:00 Wita. Keduanya saat ini sedang diperiksa petugas,” kata kapolsek. (zkl/foto: zul yunus)