SOLO, banuapost.co.id– Bakantan Hamuk, julukan lain untuk Barito Putera, menjinakkan Arema FC 2 – 1 di matchday kedua Grup A Piala Menpora 2021di Stadion Manahan, Solo, Kamis (25/3) malam.
Kemenangan ini membuka peluang Barito lolos ke fase gugur. Mereka berada di posisi kedua klasemen sementara Grup A dengan 4 poin, hanya kalah selisih gol dengan PSIS Semarang yang sebelumnya menundukan Tira Persikabo 3 – 1.
Sementara Arema di urutan ketiga dengan satu angka, hanya unggul selisih gol dari Tira Persikabo yang punya poin sama. Meski demikian, Singo Edan masih berpeluang lolos ke perempatfinal kalau menang atas PSIS di laga terakhir.
Laskar Pangeran Antasari membuka keunggulan di menit ke-10 akibat kesalahan umpan kiper Arema Teguh Amirudin. Sehingga membuat bola dikuasai Bissa Donald.
Melalui serangan balik, umpan terobosannya kepada Alief Jaelani dituntaskan menjadi gol dengan sepakan mendatar.
Tertinggal satu gol, Arema coba membalas. Kushedya Hari Yudo coba mengancam gawang Barito pada menit ke-22, namun gagal menemui sasaran.
Sebaliknya, Barito menggandakan keunggulan di menit ke-23. Beni Oktavianto melakukan cut-inside dari sisi kiri. Melewati dua pemain belakang Arema, sebelum menuntaskannya dengan tendangan terukur yang menaklukkan Amirudin untuk kali kedua. Barito memimpin 2-0.
Arema berusaha bangkit. Namun pertahanan Barito yang dikomandoi Cassio De Jesus sulit ditembus, hingga kiper M Riyandi tak banyak bekerja keras. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua, sejak awal Singo Edan tampil lebih menyerang. Hasilnya, berhasil memperkecil ketertinggalan pada menit ke-54, berawal dari situasi kemelut sepak pojok di kotak penalti Barito.
Bola liar disambar Feby Eka Putra dan sukses menjebol gawang Barito. Riyandi tak melakukan antisipasi, karena pandangannya terganggu para pemain di depannya.
Gol tersebut membuat Arema bersemangat. Feby hampir saja mencetak gol keduanya di laga ini, namun sepakan jarak jauhnya melebar di sisi kiri gawang Barito.
Tak tinggal diam. Ambrizal Umanailo melepaskan long shoot dari sisi kanan lapangan di menit ke-61, tapi melambung di atas gawang Arema. Lima menit kemudian, giliran tembakan jarak dekat Alief yang melenceng di sisi kiri.
Barito terus menekan. Menit ke-68, Kahar Kalu Muzakkar mendapat peluang di kotak penalti Arema. Dalam kondisi terjatuh, ia masih bisa melepaskan tembakan. Namun Amirudin sukses mengghalaunya.

Jelang cooling break, Arema melancarkan serangan balik, Yudo sukses menarik dua pemain belakang Barito ke arahnya, lalu mengirim umpan matang kepada Dedik Setiawan. Meski berada di kotak penalti dan berhadapan dengan gawang kosong, sontekan pemain nomor 27 ini malah melebar.
Menit ke-89, Bayu Pradana hampir menambah gol untuk Barito. Namun tembakan jarak jauhnya melenceng tipis di sisi kiri gawang Arema.
Di menit ke-90+1, Bagas Kaffa melanggar John Alfarizie di kotak terlarang. Wasit menunjuk titik putih meski diprotes pemain Barito. Pemain pengganti, Bruno Smith, maju sebagai algojo. Namun Riyandi tampil gemilang dengan menggagalkan penalti tersebut. Skor tetap 2-1 untuk Barito.
Upaya Arema menyamakan kedudukan makin sulit setelah Alfarizie diusir wasit jelang berakhirnya laga, karena mendapat kartu kuning kedua. Hingga peluit panjang dibunyikan, Bakantan Hamuk sukses mempertahankan kemenangan 2-1.
Barito Putera: Riyandi, Bagas, Cassio, Firli, Rifky, Bayu, Alif Jaelani, Luthfi, Beni, Ambrizal Umanailo, Donald.
Arema FC: Amirudin, Caio Ruan, Bagas Adi, Hanif, Alfarizie, Dendi Santoso, Jayus, Ferizal, Feby Eka, Yudo, Dedik. (yb/dt/foto: ist)