BANJARBARU, banuapost.co.id– Korban akibat terpapar virus corona di Kalsel sejak pandemi awal Maret tahun lalu hingga Selasa (16/3), tercatat 24.700 orang.
Namun demikian, 21.726 pasien di antaranya sembuh, 2.193 masih dalam perawatan dan 781 orang lainnya meninggal dunia.
Sebagaimana data terbaru Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTP2) Covid-19 Kalsel, 24.700 itu setelah ada penambahan 191 kasus baru.
Ke-191 kasus baru itu berasal dari Banjarmasin 85, Banjarbaru 80, Tanah Bumbu 20, Tanah Laut 15, Tapin 10 dan Kotabaru 1 orang.
Kemudian total kesembuhan sebanyak 21.726 orang, setelah hari ini ada penambahan 174 pasien. Mereka berasal dari Banjarmasin 61, Kotabaru 40, Tanah Bumbu 21, Tanah Laut 16, Barito Kuala (Batola) 15, Banjarbaru 11, Hulu Sungai Selatan (HSS) 8, Tapin 2 orang.
Sedang total yang meninggal dunia 781 kasus, setelah hari ini dilaporkan ada penambahan empat orang. Korban masing-masing satu dari Kotabaru dan Tapin, serta dua dari Tanah Bumbu.

Dari data terbaru ini, angka kesembuhan dari Covid-19 di Kalsel mencapai 87,96 persen. Positif atau dalam perawatan 8,88 persen dan kasus kematian 3,16 persen.
Seiring bertambahnya warga yang terinfeksi virus corona, masyarakat diingatkan untuk mematuhi protokol kesehatan dengan disiplin memakai masker, rajin mencuci tangan memakai sabun dan menjaga jarak.
Imbauan demikian tentunya bukan tanpa alasan. Pasalnya yang menjadi korban akibat paparan Covid-19 ini tak memandang status maupun usia. Bahkan ahli di bidang medis pun banyak yang jadi korban hingga meninggal dunia. (emy/ilust: ist)