PELAIHARI, banuapost.co.id– Rutan Kelas IIB Pelaihari bekerja sama dengan Satuan Pendidikan Non Formal Sanggar Kegiatan Belajar (SPNF SKB) setempat, menggelar ujian pendidikan kesetaraan paket B dan C bagi warga binaan pemasyarakatan, Rabu (17/3).
Kegiatan di Aula Rutan yang diawasi dan didampingi petugas SKB serta petugas rutan, diikuti 12 warga binaan. 9 ujian paket B dan 3 paket C. Ujian digelar sejak Senin (15/3) dan berakhir Jumat (19/3) mendatang.
Menurut Kepala Rutan Pelaihari, Budi Suharto, keikutsertaan 12 warga binaan dalam ujian ini merupakan wujud Rutan Pelaihari dalam memenuhi kebutuhan hak-hak warga binaan.
“Sesuai Peraturan Pemerintah (PP) No: 32/1999, sudah menjadi tugas kami memfasilitasi pemenuhan hak-hak WBP, salah satunya dalam memperoleh pendidikan. Apalagi banyak dari warga binaan kami yang usianya masih produktif,” katanya.
Peserta, lanjut Budi, mengikuti ujian selama 5 hari dengan mata pelajaran yang diujikan umumnya sama dengan mata pelajaran di pendidikan formal, seperti Bahasa Indonesia, Matematika, Sejarah dan Bahasa Inggris.
Sementara warga binaan yang mengikuti kejar paket di rutan, sudah dipilih melalui seleksi riwayat pendidikan dan kelengkapan syarat administrasinya.
“Harapan kami, setelah bebas nanti mereka sudah memiliki ijazah yang bisa digunakan untuk penghidupan yang lebih baik, berbaur kembali kepada masyarakat dan tidak mengulangi kesalahannya lagi,” imbuh Budi.
Dalam pelaksanaan ujian, juga ditekankan untuk tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19, seperti mencuci tangan, memakai masker, serta menjaga jarak. (zkl/foto: ist)