BANJARMASIN, banuapost.co.id– Selama masa pandemi ini, MUI Kalsel diminta mengedukasi masyarakat dalam membantu pemerintah menangani Covid-19.
Permintaan disampaikan Pj Gubernur Safrizal ZA ketika membuka Musda ke X MUI Kalsel di salah satu hotel berbintang, Jumat (9/4) malam.
Sebagai salah satu organisasi keagamaan terbesar di Indonesia, menurut Safrizal, MUI memiliki peran penting dalam membantu pemerintah membina dan mempersatukan umat untuk terus damai.
“Fungsi majelis ulama di samping memberikan fatwa dan petunjuk arahan, juga membantu membina umat dalam menyelesaikan perselisihan,” tandasnya.
Selain itu, sambung Safrizal, peran MUI di masa pandemi Covid-19, membatu Pemerintah Provinsi Kalsel dalam memberikan edukasi penanganan Covid-19 kepada masyarakat.
“Kami minta, MUI ikut membantu pemerintah mensosialisasikan penegakan prokes supaya kita selamat,” jelasnya.
Sementara menurut Wakil Ketua Umum MUI, KH Dr Marsudi Syuhud, peranan pengurus MUI bagaikan penjaga warisan. Baik itu warisan agama maupun warisan untuk negara dan bangsa.
“MUI itu harus menjaga warisan keagamaan, negara dan organisasi. Artinya, keseluruhan hal tersebut dijaga dengan baik. Salah satu warisan itu, perintah Allah SWT agar Insyaallah hidup kita nyaman, damai dan aman,” jelasnya.
Hadir dalam kegiatan, Ketua MUI Provinsi Kalsel, KH Husin Naparin, Kapolda Kalsel Irjen Pol Rikwanto, Kakanwil Kemenag Kalsel, H Noor Fahmi dan sejumlah perwakilan forkopimda.
Musda ke X MUI Kalsel ini diikuti sedikitnya 86 orang. Terdiri dari Ketua MUI 13 kabupaten/kota serta pengurusnya. Rencananya kegiatan ini akan dihelat hingga 11 April mendatang. (oie/foto: ist)