PELAIHARI, banuapost.co.id– Warga Durian Bungkuk diminta tak mudik lebaran mengingat Kabupaten Tanah Laut masih belum aman dari Covid-19.
“Keluarga yang mau mudik, tidak usah dulu. Karena Tanah Laut belum aman dari Covid-19. Bahkan sampai Rabu lalu sudah 90 orang meninggal. Oleh sebab itu kalau mudik, kita juga tidak yakin bagaimana penanganan Covid-19 di tempat lain,” ujar Bupati Tasla, H Sukamta.
Permintaan tidak mudik ini disampaikan Sukamta dalam rangkaian Safari Ramadan ke-12, sekaligus safari terakhir di Masjid Jami Al Hijrah Desa Durian Bungkuk, Kecamatan Batu Ampar, Selasa (4/5).
Dalam Safari Ramadhan kali ini, ikut serta Wakil Bupati Abdi Rahman, Sekda H Dahnial Kifli dan jajaran Forkopimda Tala.
Sementara, salah satu warga, Rita, yang mengikuti rangkaian safari di Masjid Jami Al Hijrah, menyambut baik kegiatan di wilayahnya, terlebih ada pesan-pesan mulai dari imbauan protokol kesehatan dan pencegahan mudik.
“Alhamdulillah, kegiatan seperti ini bermanfaat,” ujarnya.
Pada momen safari ini, beberapa bantuan dan hibah juga diserahkan. Di antaranya hibah untuk Yayasan Tarbiyatul Islamiyah Desa Tajau Pecah sebesar Rp 100 juta, bantuan untuk Masjid Jami Al Hijrah berupa jam dinding dari Bank BRI Cabang Pelaihari dan karpet sajadah dari Bank Kalsel Cabang Pelaihari.
Kemudian bantuan masing-masing Rp 300 ribu untuk kaum masjid se Kecamatan Batu Ampar dari program Taqwa Baznas Tala, serta bantuan paket sembako untuk kaum dhuafa dari TP PKK Tala. (ril/foto: diskominfo)