JAKARTA, banuapost.co.id– Rekor lagi kasus baru Covid-19. Dari 136.896 spesimen corona yang diperiksa sepanjang Kamis (24/6), didapat 20.574 warga yang terinfeksi. Dengan tambahan itu, totalnya pun sejak pandemi awal Maret tahun lalu jadi 2.053.995 kasus. 171.542 pasien di antaranya masih dirawat.
Sebagaimana dilansir dari laman covid19.go.id, hari ini kesembuhan bertambah 9.201 pasien. Sehingga secara keseluruhan sudah 1.826.504 orang. Namun khabar kurang enaknya, di hari yang sama ini dilaporkan ada 355 pasien meninggal dunia, hingga kumulasinya menjadi 55.949 kasus.
Penambahan kasus tampaknya akan terus terjadi mengingat suspek atau diduga terkait Covid-19 yang dipantau pemerintah jumlahnya masih ratusan ribu. Tepatnya 126.696 orang tersebar di 510 kabupaten/kota di 34 provinsi.
Sebelumnya, Rabu (23/6), tercatat total 2.033.421 kasus positif virus corona. 1.817.303 pasien di antaranya sembuh dan 55.594 lainnya meninggal dunia.
Berikut sebaran 20.574 kasus baru: DKI Jakarta: 7.505, Jawa Tengah: 4.384, Jawa Barat: 3.053, Jawa Timur: 945, DI Yogyakarta: 791, Banten: 599, Kepulauan Riau: 459, Kalimantan Timur: 336, Riau: 295, Sumatera Barat: 206, Kalimantan Barat: 189, Sumatera Utara: 185, Bali: 181 kasus.
Kemudian: Kalimantan Tengah: 172, Sumatera Selatan: 144, Bengkulu: 141, Papua Barat: 124, Lampung: 121, Maluku Utara: 121, Bangka Belitung: 120, Nusa Tenggara Timur: 104, Sulawesi Selatan: 100 kasus.
Disusul: Aceh: 73, Jambi: 43, Kalimantan Selatan: 39, Sulawesi Tengah: 39, Kalimantan Utara: 27, Sulawesi Tenggara: 26, Sulawesi Utara: 20, Sulawesi Barat: 13, Papua: 10, Nusa Tenggara Barat: 9 kasus.

Seiring terus bertambahnya korban Covid-19, masyarakat diminta berandil menekan penyebararanya dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan. Seperti memakai masker, selalu mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, membatasi mobilitas dan interaksi.
Imbauan demikian tentunya bukan tanpa alasan. Pasalnya yang menjadi korban semakin banyak. Bahkan tak memandang status maupun usia. Ahli di bidang medis pun banyak yang jadi korban hingga meninggal dunia. (yb/ilust: ist)