PELAIHARI, banuapost.co.id– Warga RT 12 Desa Jorong, Tanah Laut, Kamis (24/6) siang dikagetkan dengan penemuan jasad lelaki yang tergantung di sebuah kandang ayam. Dugaan sementara korban mengakhiri hidup dengan seulas tali karena persoalan asmara.
Jasad yang dikenal dengan nama Mujiburahman itu, tergantung di tengah-tengah bangunan kandang ayam yang kebetulan lagi kosong atau habis dipanen. Lelaki berusia sekitar 20 tahun warga Tambang Ulang tersebut, pertama ditemukan pamannya yang juga bekerja menjaga kandang ayam.
Ketua RT 12 Dusun IV Desa Jorong, Rifae Rifani saat dikonfirmasi membenarkan ada warga menemukan seorang pemuda gantung diri di sebuah kandang ayam yang lokasinya tidak jauh dari jalan Trans-Kalimantan.
Menurutnya, pemuda tersebut pertama kali ditemukan pamannya sendiri sekitar pukul 14:30 Wita.
“Saya tiba ke lokasi beberapa menit kemudian setelah diberitahu warga,” kata Rifaee.
Jasad pemuda itu, lanjut Rifae, dievakuasi setelah petugas dari Polsek Jorong tiba di lokasi dan langsung dibawa ke RSUD Hadji Boejasin Pelaihari.
“Berdasarkan keterangan dari pamannya, sebelum ditemukan gantung diri almarhum sempat berkomunikasi melalui HP dengan seseorang,” ujar Ketua RT 12.
“Almarhum kelihatan sedih dan menangis setelah menerima telepon tersebut, dan tidak lama ditemukan sudah tak bernyawa dengan posisi bergantung dengan seutas tali,” beber Ketua RT 12 menceritakan informasi yang didapatnya di lapangan.
Kandang milik Gusfi, warga Jorong, memang tengah kosong. Rencananya bibit ayam akan masuk Kamis (24/6) malam. (zkl/foto: ist)