RANTAU, banuapost.co.id– Gandeng Dinas Kesehatan dan Persit Kartika Chandra Kirana Kodim 1010/Tapin, Satgas TMMD ke-111 di Desa Suato Lama, Kecamatan Salam Babaris, Rantau, gelar program non fisik berupa sosialisasi.
Penyuluhan tentang pencegahan dan penanganan kekerdilan perkembangan tubuh anak atau stunting, berlangsung di Halaman SD Suato Lama 2, Desa Suato Lama, Sabtu, (19/6).
Menurut istri Dandim 1010/Tapin, dr Wahyu Ningsih Lestari selaku narasumber, stunting perlu dicegah dengan cara pengontrolan tinggi dan berat badan di posyandu setiap bulannya.
“Jadi dalam 1,000 hari pertama kehidupan saat bayi dalam kandungan sampai usianya 2 tahun, harus dipastikan Ibu dan anak mengkonsumsi makanan yang baik dan bernutrisi. Sehingga gizinya tercukupi,” jelasnya.
Untuk itu, lanjut istri Letkol Inf Andi Sinrang yang juga Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXXIII, perlu menjadi perhatian semua pihak, terutama orang tua dalam memberikan asupan gizi yang baik kepada ibu hamil dan anaknya.
“Stunting dan kondisi lain yang terkait kurang gizi, juga dianggap sebagai salah satu faktor risiko diabetes, hipertensi, obesitas dan kematian akibat infeksi,” imbuh mengingatkan.
Karena itu, sambung Wahyu Ningsih, diharapkan masyarakat mengetahui akan bahayanya stunting, dalam artian pentingnya posyandu dalam pencegahannya. (oie/foto: ist)