JAKARTA, banuapost.co.id– Penambahan korban terinfeksi virus corona hari ini, Jumat (9/7), tercatat sebanyak 38.124 kasus yang didapat dari hasil pemeriksaan 219.915 spesimen. Akibat tambahan itu pula, Covid-19 di Indonesia totalnya jadi 2.455.912 orang. 367.733 pasien di antaranya masih dalam perawatan.
Dilansir dari laman covid19.go.id, kesembuhan hari ini tercatat sebanyak 28.975 pasien. Sehingga secara keseluruhan sejak pandemi awal Maret tahun lalu jadi 2.023.548 orang.
Sementara yang meninggal dunia akibat virus ‘mahkota’ di hari yang sama ini, dilaporkan ada 871 pasien, hingga kumulasinya menjadi 64.631 kasus. Sedang suspek atau diduga terkait Covid-19, pemerintah masih memantau terhadap 118.701 orang tersebar di 510 kabupaten/kota di 34 provinsi.
Sebelumnya, Kamis (8/7), tercatat total 2.417.788 kasus positif virus corona. 1.994.573 pasien di antaranya sembuh, dan 63.760 lainnya meninggal dunia.
Berikut sebaran 38.124 kasus baru yang dilaporkan 34 provinsi: DKI Jakarta: 13.112, Jawa Barat: 7.399, Jawa Tengah: 4.530, Jawa Timur: 2.530, DI Yogyakarta: 1.665, Kalimantan Timur: 1.021, Kepulauan Riau: 725, Sumatera Barat: 718, Bali: 674 kasus.
Kemudian, Banten: 514, Sulawesi Selatan: 511, Riau: 504, Lampung: 383, Sumatera Selatan: 341, Sumatera Utara: 336, Kalimantan Barat: 296, Bangka Belitung: 287, Sulawesi Utara: 278, Sulawesi Tengah: 233, Nusa Tenggara Timur: 220 kasus.
Disusul, Kalimantan Tengah: 216, Papua Barat: 213, Maluku: 210, Kalimantan Selatan: 200, Jambi: 186, Maluku Utara: 171, Kalimantan Utara: 168, Papua: 125, Sulawesi Tenggara: 124, Bengkulu: 101, Aceh: 80, Sulawesi Barat: 34, Gorontalo: 11, Nusa Tenggara Barat: 8 kasus.

Dengan terus jatuhnya korban akibat paparan Covid-19, masyarakat diminta berandil menekan penyebararanya dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan. Seperti memakai masker, selalu mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, membatasi mobilitas dan interaksi.
Imbauan demikian tentunya bukan tanpa alasan. Pasalnya yang menjadi korban semakin banyak. Bahkan tak memandang status maupun usia. Ahli di bidang medis pun banyak yang jadi korban, hingga meninggal dunia. (yb/foto: dtk.com)