BANJARBARU, banuapost.co.id– Korban meninggal dunia akibat terinfeksi virus corona di Kalsel meroket jadi 48 orang sepanjang Sabtu (31/7). Sehinggas totalnya selama pandemi tercatat jadi sebanyak 1.351 orang.
Sementara di hari yang sama ini, tambahan kasus baru tercatat 720 warga. Akibat tambahan itu pula, totalnya 48.001 orang. Namun yang masih dalam perawatan sebanyak 8.283 pasien.
Sedang kesembuhan di hari yang sama ini, dilaporkan sebanyak 452 pasien. Sehingga totalnya menjadi 38.367 orang.
Ke-48 pasien yang meninggal dunia akibat Covid-19 ini, sebagaimana data Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTP2) Covid-19 Kalsel (Barito Kuala, Kotabaru dan Kabupaten Banjar nihil): Banjarmasin: 25, Tanah Laut: 9, Tanah Bumbu: 4, Banjarbaru, Balangan dan Tapin masing-masing: 2, Tabalong, Hulu Sungai Utara (HSU), Hulu Sungai Tengah (HST) dan Hulu Sungai Selatan (HSS) masing-masing: 1 orang.
Sebaran ke-720 kasus baru yanag dilaporkan 13 kabupaten/kota: Banjarbaru: 185, Banjarmasin: 127, Tanah Laut: 94, Tapin: 78, Barito Kuala: 53, Kabupaten Banjar: 52, HST: 34, Kotabaru: 25, Tanah Bumbu: 22, Balangan: 20, Tabalong: 15, HSU: 9, HSS: 6 orang.
Sedangkan sebaran ke-452 pasien sembuh (Banjarbaru, Kotabaru, Kabupaten Banjar dan barito Kuala nihil): Banjarmasin: 285, Tanah Laut: 75, Tapin: 27, Tabalong: 14, HSS dan HST: masing-masing 12, Tanah Bumbu: 10, HSU: 9, Balangan: 8 orang.
Dengan data tersebut, persentase kesembuhan akibat Covid-19 di Kalsel mencapai 79,93 persen, dirawat 17,26 persen dan meninggal 2,81 persen.

Seiring dengan bertambahnya korban akibat terpapar virus corona di Bumi Lambung Mangkurat ini, warga diimbau untuk selalu mematuhi dan memberlakukan protokol kesehatan (prokes) dimanapun dan kapanpun.
Imbauan untuk memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, rajin mencuci tangan dengan air mengalir, tentu bukan tanpa alasan. Pasalnya virus menyerang tanpa memandang status maupun usia. Bahkan ahli dibidang medis pun turut menjadi korban, hingga meninggal dunia.(oie/ilust: ist)