BANJARBARU, banuapost.co.id– Ayo disiplin protokol kesehatan (prokes)! Korban akibat virus corona di Kalsel per Jumat (16/7) totalnya mendekati 40 ribu orang, tepatnya tercatat 39.085 kasus, setelah ada penambahan 345 warga terkonfirmasi positif baru. Namun demikian yang masih dalam perawatan sebanyak 2.616 pasien.
Mengutip data Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTP2) Covid-19 Kalsel, hari ini ada penambahan sebanyak 134 pasien sembuh. Sehingga totalnya sejak pandemi awal Maret tahun lalu, menjadi 35.340 orang.
Dilaporkan terdapat 6 pasien meninggal dunia. Korban masing-masing 1 orang berasal dari Tanah Laut, Kotabaru, Barito Kuala, Tapin, Hulu Sungai Utara (HSU), Tanah Bumbu. Dengan tambahan tersebut, totalnya sekarang menjadi 1.129 orang.
Berikut sebaran ke-345 positif baru yang dilaporkan 13 kabupaten/kota, Banjarmasin: 117, Banjarbaru: 78, Tanah Laut: 36, Barito Kuala: 34, Kabupaten Banjar: 27, Tanah Bumbu: 19 , Tapin: 11, Hulu Sungai Tengah (HST): 10, Kotabaru dan Tabalong: masing-masing: 4, Hulu Sungai Selatan (HSS) dan Balangan: masing-masing 2, HSU 1 orang.
Sedang sebaran ke-134 pasien sembuh (Banjarmasin, Banjarbaru, Tabalong dan HSS nihil), Kabupaten Banjar: 49, Tanah Bumbu: 34, Tanah Laut: 18, Barito Kuala: 10, HSU: 8, Balangan: 6, Kotabaru: 5, Tapin: 3, HST 1 orang
Dengan data tersebut, persentase kesembuhan akibat Covid-19 di Kalsel mencapai 90,42 persen, dirawat 6,69 persen dan meninggal 2,89 persen.
Seiring dengan bertambahnya masyarakat yang terpapar Covid-19 di Bumi Lambung Mangkurat ini, warga diimbau untuk selalu mematuhi dan memberlakukan protokol kesehatan (prokes) dimanapun dan kapanpun.

Bertambahnya korban akibat terinfeksi Covid-19 ini, warga diimbau untuk selalu mematuhi dan memberlakukan protokol kesehatan (prokes) dimanapun dan kapanpun.
Imbauan untuk memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, rajin mencuci tangan dengan air mengalir, tentu bukan tanpa alasan. Pasalnya virus menyerang tanpa memandang status maupun usia. Bahkan ahli dibidang medis pun turut menjadi korban, hingga meninggal dunia.(oie/ilust: ist)