SAMPIT, banuapost.co.id– Diduga dibunuh garong, Darmanto (55), warga Jl HM Arsyad Km 38, Desa Basirih Hulu RT 07/RW 02, Mentaya Hilir Selatan (MHS), Sampit, Kotawaringin Timur (Kotim), ditemukan dalam kondisi mengenaskan, Ahad (11/7).
Selain sudah tak bernyawa di belakang rukonya sendiri, di pinggang sebelah kanan korban masih menancap sebliah belati. Pedagang alat tulis dan pakan ternak itu ditemukan tetangganya kisaran pukul 06:00 WIB.
Informasi yang dihimpun, tewasnya Darmanto tentu saja membuat warga sekitar gempar. Karena korban selama ini dikenal baik dan ramah dengan tetangga maupun warga sekitarnya.
Menurut Kepala Desa Basirh Hulu, Nuryadi, sebelum korban ditemukan tergeletak tak bernyawa di samping halaman belakang rukonya itu, ada warga sekitar yang sempat lapat-lapat mendengar suara minta tolong beberapa kali. Tapi tak begitu jelas, karena tempat tinggalnya agak berjauhan.
“Kita tau dari warga kalau ada dugaan perampokan di rumah korban tersebut,” ujar kades.
Sementara menurut Kapolsek Jaya Karya Samuda, Iptu Triawan Kurniadi, dugaan sementara kasus ini pencurian dan kekerasan (curas). Namun untuk pastinya masih dalam penyelidikan.
“Begitupun dengan motifnya, juga belum bisa kita pastikan, karena masih dalam proses pengembangan dan peyelidikan. Namun dari hasil pemeriksaan, tidak ada satupun barang korban yang hilang,” jelas kapolsek.
Meski demikian, sambung Iptu Triawan, dari TKP disita sebilah parang dan kumpangnya, switer warna silver garis merah, sebilah pisau dan selembar baju korban warna merah.
“Kasus ini penangananya sudah dibackup Resmob Polres Kotim,” imbuhnya. (um/foto: ist)