BANJARBARU, banuapost.co.id– Total korban meninggal dunia akibat Covid-19 di Kalsel sentuh angka 2.018 orang, setelah sepanjang Selasa (24/8) ada penambahan sebanyak 22 pasien.
Ke-22 korban itu berasal dari Tanah Bumbu: 12, Banjarbaru: 3, Tapin: 2, Kabupaten Banjar, Tabalong, Hulu Sungai Utara (HSU), Barito Kuala dan Tanah Laut: 1 orang. Sehingga persentase sejak pandemi awal Maret tahun lalu jadi 3,17 persen.
Sementara di hari yang sama ini, korban terinfeksi Covid-19 di Kalsel tambah 519 kasus. Sehingga totalnya menjadi 63.743 orang. Namun 10.356 pasien di antaranya masih dalam perawatan.
Menurut data Tim Gugus Tugas Percepatan Penaganan (TGTP2) Covid-19 Kalsel, hari ini ada penambahan sebanyak 523 pasien sembuh. Sehingga totalnya menjadi 51.369 orang.
Berikut sebaran ke-519 kasus positif baru yanag dilaporkan 13 kabupaten/kota: Hulu Sungai Tengah (HST): 81, Banjarmasin: 78, Balangan: 61, Tanah Laut: 60, Banjarbaru: 49, Tanah Bumbu: 42, Kabupaten Banjar: 41, Tabalong: 34, HSU: 23, Barito Kuala: 21, Tapin: 13, Hulu Sungai Selatan (HSS): 12, Kotabaru: 4 orang.
Sedang sebaran ke-523 pasien sembuh (Banjarmasin, Banjarbaru, HSS, Kotabaru dan Tanah Laut nihil): Tanah Bumbu: 200, HSU: 85, Kabupaten Banjar: 61, Tabalong: 54, Barito Kuala: 44, HST: 43, Tapin: 25, Balangan: 11 orang.
Dengan data tersebut, persentase kesembuhan Covid-19 di Kalsel mencapai 80,59 persen dan dirawat 16,25 persen.

Seiring dengan bertambahnya korban akibat terpapar Covid-19 di Kalsel ini, warga diimbau untuk selalu mematuhi dan memberlakukan protokol kesehatan (prokes) dimanapun dan kapanpun.
Prokes tersebut antara lain, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, rajin mencuci tangan dengan air mengalir. Imbauan ini tentu bukan tanpa alasan. Pasalnya virus menyerang tanpa memandang status maupun usia. Ahli dibidang medis pun turut menjadi korban bahkan hingga meninggal dunia. (oie/ilust: ist)