JAKARTA, banuapost.co.id– Jumlah warga yang terinfeksi virus corona sepanjang Selasa (3/8) tercatat sebanyak 33.900 orang yang diketahui dari hasil pemeriksaan 248.226 spesimen. Dengan tambahan tersebut, Covid-19 di Indonesia totalnya menjadi 3.496.700 kasus. 524.142 pasien di antaanya masih dirawat.
Melansir data dari laman covid19.go.id, hari ini kesembuhan bertambah 31.324 pasien. Sehingga secara keseluruhan jadi 2.873.669 orang. Sementara yang meningal dunia juga bertambah 1.598 pasien, hingga kumulasinya menjadi 98.889 kasus.
Sedang suspek atau diduga terkait Covid-19 yang menjadi cikal bakal kasus positif baru, pemerintah masih memantau terhadap sebanyak 130.628 orang tersebar di 510 kabupaten/kota di 34 provinsi.
Sebelumnya, Senin (2/8), tercatat total 3.462.800 kasus positif virus corona. 2.842.345 pasien di antaranya sembuh, dan 97.291 lainnya meninggal dunia.
Berikut sebaran 33.900 kasus baru yang dilaporkan 34 provinsi: Jawa Tengah: 4.331, Jawa Barat: 4.301, Jawa Timur: 4.113, DKI Jakarta: 1.601, DI Yogyakarta: 1.445, Sumatera Utara: 1.434, Kalimantan Timur: 1.419, Bali: 1.408 kasus.
Kemudian: Banten: 1.368, Riau: 1.254, Sumatera Barat: 1.157, Sulawesi Selatan: 1.131, Bangka Belitung: 831, Sulawesi Tengah: 827, Kalimantan Selatan: 744, Sumatera Selatan: 724, Nusa Tenggara Timur: 608, Lampung: 599, Kepulauan Riau: 575 kasus.
Disusul: Kalimantan Barat: 477, Kalimantan Utara: 475, Jambi: 435, Sulawesi Utara: 364, Bengkulu: 331, Papua: 325, Kalimantan Tengah: 293, Aceh: 259, Sulawesi Tenggara: 255, Nusa Tenggara Barat: 247, Papua Barat: 209, Gorontalo: 137, Sulawesi Barat: 116, Maluku: 58, Maluku Utara: 49 kasus.

Dengan terus jatuhnya korban akibat paparan Covid-19, masyarakat diminta berandil menekan penyebararanya dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan. Seperti memakai masker, selalu mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, membatasi mobilitas dan interaksi.
Imbauan demikian tentunya bukan tanpa alasan. Pasalnya yang menjadi korban semakin banyak. Bahkan tak memandang status maupun usia. Ahli di bidang medis pun banyak yang jadi korban, hingga meninggal dunia. (yb/ilust: ist)