BANJARBARU, banuapost.co.id– Korban akibat terinfeksi virus corona di Kalsel hingga Selasa (3/8) nambah 744 orang. Dengantambahan itu, totalnya pun menjadi 49.880 kasus. 9.068 pasien di antaranya masih dalam perawatan.
Mengutip data Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTP2) Covid-19 Kalsel, hari ini ada penambahan sebanyak 337 pasien sembuh. Sehingga totalnya sejak pandemi awal Maret tahun lalu menjadi 39.381 orang.
Khabar kurang menggembirakannya, di hari yang sama ini dilaporkan ada 35 pasien meninggal dunia. Korban berasal dari Tanah Bumbu: 12, Tanah Laut: 6, Banjarmasin: 5, Balangan, Hulu Sungai Tengah (HST) dan Kotabaru: masing-masing 3, Tabalong, Hulu Sungai Utara (HSU) dan Hulu Sungai Selatan (HSS): masing-masing 1 orang. Sehingga totalnya sekarang menjadi 1.431 orang.
Berikut sebaran ke-744 kasus positif baru yang dilaporkan 13 kabupaten/kota: Banjarmasin: 210, Banjarbaru: 85, Barito Kuala: 74, Tanah Laut: 66, Kotabaru: 63, Kabupaten Banjar: 61, HST: 49, HSU: 41, Tanah Bumbu: 32, Tapin dan Balangan: masing-masing 22, Tabalong: 12, HSS: 7 orang.
Sedang sebaran ke-337 pasien sembuh (Banjarmasin, Banjarbaru, Kotabaru dan Barito Kuala nihil): Tanah Laut: 113, Tanah Bumbu: 60, Kabupaten Banajr: 51, Tapin: 29, HSU dan Tabalong: masing-masing 23, HSS: 17, Balangan: 11, HST: 10 orang.
Dengan data tersebut, persentase kesembuhan akibat Covid-19 di Kalsel mencapai 78,95 persen, dirawat 18,18 persen dan meninggal 2,87 persen.

Seiring dengan bertambahnya korban akibat terpapar virus corona di Bumi Lambung Mangkurat ini, warga diimbau untuk selalu mematuhi dan memberlakukan protokol kesehatan (prokes) dimanapun dan kapanpun.
Imbauan untuk memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, rajin mencuci tangan dengan air mengalir, tentu bukan tanpa alasan. Pasalnya virus menyerang tanpa memandang status maupun usia. Bahkan ahli dibidang medis pun turut menjadi korban, hingga meninggal dunia.(oie/ilust: ist)