JAKARTA, banuapost.co.id– Terus jatuhnya korban akibat paparan Covid-19, masyarakat diminta berandil menekan penyebararanya dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan. Seperti melakukan vaksinasi, memakai masker, selalu mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, membatasi mobilitas dan interaksi.
Imbauan demikian tentunya bukan tanpa alasan. Pasalnya yang menjadi korban tak memandang status maupun usia. Ahli di bidang medis pun banyak yang jadi korban, hingga meninggal dunia.
Seperti halnya sepanjang Ahad (15/8), kasus positif bertambah 20.813 warga. Sehingga totalnya di Indonesia sejak pandemi awal Maret tahun lalu jadi 3.854.354 orang. 384.807 pasien di antaranya masih dirawat.
Sebagaimana dilansir dari laman covid19.go.id, hari ini kesembuhan bertambah 30.361 pasien. Sehingga keseluruhannya menjadi 3.351.959 orang.
Sementara di hari ini pula, dilaporkan yang meninggal dunia tercatat sebanyak 1.222 pasien. Sehingga totalnya menjadi 117.588 kasus. Sedang suspek, pemerintah masih memantau terhadap 300.912 orang tersebar di 510 kabupaten/kota di 34 provinsi.
Sebelumnya, Sabtu (14/8), tercatat total 3.833.541 kasus positif virus corona. Sembuh 3.321.598 orang. Meninggal dunia 116.366 kasus.
Berikut sebaran 20.813 kasus yang dilaporkan 34 provinsi: Jawa Tengah: 4.144, Jawa Timur: 1.725, Jawa Barat: 1.299, Sumatera Utara: 1.249, DKI Jakarta: 1.182, Bali: 1.071, Riau: 936, DI Yogyakarta: 933, Kalimantan Timur: 776 kasus.

Kemudian: Sulawesi Tengah: 674, Sulawesi Selatan: 641, Kalimantan Selatan: 616, Sumatera Barat: 562, Nusa Tenggara Timur: 498, Kalimantan Tengah: 482, Kalimantan Utara: 419, Banten: 406, Lampung: 382, Jambi: 376, Kalimantan Barat: 334 kasus.
Disusul: Bangka Belitung: 311, Aceh: 310, Sulawesi Utara: 233, Kepulauan Riau: 212, Sumatera Selatan: 211, Nusa Tenggara Barat: 207, Papua: 152, Sulawesi Tenggara: 136, Sulawesi Barat: 100, Bengkulu: 77, Gorontalo: 76, Papua Barat: 68, Maluku Utara: 14, Maluku: 4 kasus. (yb/ilust: ist)