PELAIHARI, banuapost.co.id– Meluapnya Sungai Kintap dan Asam Asam akibat hujan yang mengguyur Kabupaten Tanah Laut, Sabtu (14/8), menyebabkan empat RT di Desa Kintapura, tergenang.
Genangan di RT 4, RT 7, RT 8 dan RT 9, menyebabkan kisaran dua ratus lebih rumah terdampak. Namun demikian, 229 kepala keluarga yang terdampak, masih bertahan di rumah masing-masing.
Kades Kintapura, Usaini, yang diminta konfirmasinya, membenarkan saat ini pemukiman di empat RT terendam setelah sebelumnya hujan turun selama dua hari.
Menurut kades, air mulai naik menggenangi pemukiman sejak pagi hingga menjelang petang, Sehingga ada yang mencapai dada orang dewasa, seperti di RT 9.
“Sampai sejauh ini, belum ada warga kami yang mengungsi. Karena banjir seperti ini sudah sering terjadi, apabila hujan turun dalam durasi panjang di kawasan pegunungan,” jelasnya.
Meski demikian, untuk menjaga kemungkinan ketinggian air makin bertambah, saat ini personel gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tala, Polair Polres Tala dan anggota TNI dari Koramil Kintap, sudah stanby di lokasi. BPBD Tala menyiapkan perahu karet untuk mengevakuasi warga. (zkl/foto: ist)