BANJARBARU, banuapost.co.id– Korban akibat terinfeksi virus corona di Kalsel dekati jumlah 60 orang, tepatnya 59.263 kasus, setelah hari ini, Senin (16/8), mendapat tambahan 574 warga. Meski dengan jumlah sebanyak itu, yang dirawat tercacat 11.533 pasien.
Menurut data Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTP2) Covid-19 Kalsel, hari ini ada penambahan sebanyak 423 pasien sembuh. Sehingga totalnya sejak pandemi awal Maret tahun lalu menjadi 45.928 orang.
Dilaporkan ada 27 pasien meninggal dunia. Korban berasal dari Banjarmasin: 8, Tanah Bumbu dan Hulu Sungai Utara (HSU): masing-masing 5, Hulu Sungai Tengah (HST): 4, Tanah Laut: 2, Kabupaten Banjar, Balangan dan Tapin: masing-masing 1 orang. Sehingga totalnya sekarang menjadi 1.802 orang.
Berikut sebaran ke-574 kasus baru yanag dilaporkan 13 kabupaten/kota: Banjarmasin: 153, Tanah Bumbu: 67, Kabupaten Banjar: 63, Banjarbaru: 62, HSU: 50, Tabalong 42, HST dan Balangan masing-masing 34, HSS): 26, Barito Kuala: 17, Tanah Laut: 12, Kotabaru: 9, Tapin: 5 orang.
Sedang sebaran ke-423 pasien sembuh (Banjarmasin, Barito Kuala nihil): Banjarbaru: 102, Kabupaten Banjar: 89, HST: 62, Kotabaru dan Balangan: masing-masing 38, Tapin: 30, Tabalong: 18, Tanah Laut: 16, HSS: 15, HSU: 8, Tanah Bumbu: 7 orang.
Dengan data tersebut, persentase kesembuhan akibat Covid-19 di Kalsel mencapai 77,50 persen, dirawat 19,46 persen dan meninggal 3,04 persen.

Seiring dengan bertambahnya korban akibat terpapar Covid-19 di Bumi Lambung Mangkurat ini, warga diimbau untuk selalu mematuhi dan memberlakukan protokol kesehatan (prokes) dimanapun dan kapanpun.
Prokes tersebut antara lain, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, rajin mencuci tangan dengan air mengalir. Imbauan ini tentu bukan tanpa alasan. Pasalnya virus menyerang tanpa memandang status maupun usia. Ahli dibidang medis pun turut menjadi korban bahkan hingga meninggal dunia. (oie/ilust: ist)