BATULICIN, banuapost.co.id– Mendukung upaya peningkatan ekonomi masyarakat, Koperasi Persatuan Penjahit dan Para Usahawan Ekonomi Kreatif (KPP Parekraf) Kalsel blusukan ke sejumlah desa memberikan pembekalan keterampilan menjahit.
Kegiatan blusukan ditargetkan menjangkau seluruh desa di Kabupaten Tanah Bumbu dan beberapa desa di 13 kabupaten/kota di Kalimantan Selatan.
Pembekalan pemberdayaan masyarakat desa ini mendapat sambutan antusias. Pasalnya pelatihan menjahit, dilangsungkan gratis. Sehingga dapat diakses siapa saja warga yang berminat.
“Kami mulai dari desa-desa di Kabupaten Tanah Bumbu, karena memang lembaga ini lahir di kabupaten ini. Namun kami akan merangkul seluruh warga yang berminat pada bidang seni menjahit, di mana pun berada di Kalsel,” ujar Muhammad Zaini, Ketua sekaligus pendiri KPP Parekraf.
Zaini mengaku sangat bersemangat memberikan program kursus gratis untuk menopang kemajuan industri garmen dan tekstil di Banua yang pada muaranya diharapkan dapat meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat.
Zaini optimis jika program blusukan kursus menjahit yang dijalankannya ini berhasil, maka akan memberi dampak besar.
“Seperti kita tahu, saat ini masih banyak produk tektil yang datang dari luar Pulau Kalimantan. Baju seragam misalnya, kita masih banyak yang mesan ke Pulau Jawa. Padahal seharusnya, dapat kita produksi sendiri di sini,” jelasnya.
Dalam menjalankan program pelatihan gratis, Zaini mengaku merangkul pemerintah desa sebagai fasilitator. Sejauh ini, pemerintah desa juga sangat apresiatif terhadap kegiatan.
Untuk diketahui, KPP Parekraf selain giat melakukan pelatihan peningkatan sumber daya manusia bidang seni menjahit juga telah mengaktifkan unit koperasi yang menjual segala kebutuhan menjahit. Sehingga peserta program menjahit gratis dapat dengan mudah mendapatkan segala bahan jahitan dengan harga yang jauh lebih murah.
“Kalau sudah menjadi anggota koperasi kami, akan mendapatkan harga khusus. Harga separo dari harga jual di pasaran,” jelas Zaini sembari menambahkan, lembaganya telah memiliki legalitas dan badan hukum.
Anggota koperasi juga memperoleh beberapa keunggulan lainnya. Di antaranya hak pembagian hasil usaha, hak kemudahan akses ke perbankan, hak penyertaan modal dan lainnya. Koperasi ini bukan hanya diperuntukkan untuk pengrajin seni menjahit, namun juga masyarakat umum yang memiliki ketertarikan pengembangan usaha, (uza/foto: ist)