BANJARBARU, banuapost.co.id– Korban akibat terinfeksi virus corona di Kalsel akhirnya per Rabu (18/8) tembsu 60 ribu kasus.Tepatnya 60.377 orang, setelah ada tambahan 445 kasus baru. Namun sebanyak 11.380 pasien di antaranya masih dalam perawatan.
Menurut data Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTP2) Covid-19 Kalsel, hari ini ada penambahan sebanyak 668 pasien sembuh. Sehingga totalnya sejak pandemi awal Maret tahun lalu menjadi 47.123 orang.
Dilaporkan terdapat 33 pasien meninggal dunia. Korban berasal dari Banjarmasin: 26, Kabupaten Banjar dan Hulu Sungai Utara (HSU): masing-masing 2, Balangan, Hulu Sungai Selatan (HSS) dan Tapin: masing-masing 1 orang. Sehingga totalnya sekarang menjadi 1.874 orang.
Berikut sebaran ke-445 kasus baru yang dilaporkan 13 kabupaten/kotal: Hulu Sungai Tengah (HST): 91, Banjarmasin: 77, Banjarbaru: 55, HSS: 43, Kabupaten Banjar dan Balangan: masing-masing 35, HSU: 32, Tabalong dan Tanah Bumbu: masing-masing 21, Barito Kuala: 11, Tanah Laut dan Kotabaru: masing-masing 9, Tapin: 6 orang.
Sedang sebaran ke-668 pasien sembuh (Banjarbaru, Tanah Laut, Tanah Bumbu dan Kotabaru nihil): Banjarmasin: 328, Kabupaten Banjar: 191, Barito Kuala: 30, HST dan Tabalong: masing-masing 29, Tapin: 28, Balangan: 18, HSS: 13, HSU: 2 orang.
Dengan data tersebut, persentase kesembuhan akibat Covid-19 di Kalsel mencapai 78,05 persen, dirawat 18,85 persen dan meninggal 3,10 persen.

Seiring dengan bertambahnya korban akibat terpapar Covid-19 di Bumi Lambung Mangkurat ini, warga diimbau untuk selalu mematuhi dan memberlakukan protokol kesehatan (prokes) dimanapun dan kapanpun.
Prokes tersebut antara lain, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, rajin mencuci tangan dengan air mengalir. Imbauan ini tentu bukan tanpa alasan. Pasalnya virus menyerang tanpa memandang status maupun usia. Ahli dibidang medis pun turut menjadi korban bahkan hingga meninggal dunia. (oie/ilust: ist)