JAKARTA, banuapost.co.id– Seluruh elemen bangsa, termasuk Pemuda Muhammadiyah, diajak berandil dengan bersatu padu membantu penanganan pandemi Covid-19.
Ajakan disampaikan Ketua DPR RI, Puan Maharani, dalam pidato kebangsaan pada acara resepsi Dirgahayu ke-76 Kemerdekaan RI yang diselenggarakan secara virtual oleh Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah, Kamis (19/8) malam.
Dalam acara bertemakan ‘Membumikan Pancasila untuk Kemerdekaan yang Sesungguhnya’, menurut Puan, Pancasila yang berintisarikan semangat gotong royong telah terbukti menjadi ideologi yang hidup dan bekerja di tengah masyarakat.
“Pancasila menjadi modal ideologis dan sosiologis yang kuat saat Indonesia menghadapi ancaman apapun, termasuk ancaman Covid-19. Karena itu, pandemi Covid hanya bisa diatasi dengan cara gotong royong atau kerja kolektif,” jelasnya.
Begitupun dengan Pemuda Muhammadiyah, sambung Puan, dapat mengikuti teladan para pendahalunya yang mampu menggalang kekuatan nasional bangsa saat berjuang dan merebut kemerdekaan. Bentuk perjuangan tersebut, dibutuhkan dalam upaya memerangi virus corona.
“Sebagai bagian yang tidak terpisahkan dengan kekuataan nasional bangsa, Pemuda Muhammadiyah harus mengimplementasikan kembali perjuangan para tokoh pendiri Muhammadiyah terdahulu, dalam menghadapi pandemi Covid ini,” kata Puan.
Perjuangan organisasi Muhammadiyah sejak berdiri pada 18 November 1912, lanjut Perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI ini, memang sudah berkhidmat bagi kemerdekaan Indonesia. Saat ini, Muhammadiyah berkhidmat untuk mengisi kemerdekaan. (b2n/foto: ist)