BANJARBARU, banuapost.co.id– Kasus Covid-19 di Kasel nambah 95. Dengan tambahan itu, per Rabu (15/9) totalnya tercatat jadi 68.541 orang. 1.826 pasien masih dalam perawatan.
Dihari yang sama ini, sebagaimana data Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTP2) Covid-19 Kalsel, ada penambahan 189 pasien sembuh. Sehingga totalnya sejak pandemi awal Maret tahun lalu menjadi 64.224 orang.
Sementara untuk korban meninggal, bertambah 1 orang. Korban berasal dari Hulu Sungai Tengah (HST). Sehingga totalnya menjadi 2.302 kasus.
Berikut sebaran ke-95 kasus positif baru (Hulu Sungai Selatan–HSS– nihil): Tanah Bumbu: 28, Banjarbaru: 14, Banjarmasin: 11, Tanah Laut: 10, HST: 7, Barito Kuala dan Hulu Sungai Utara (HSU): masing-masing 5, Tabalong dan Balangan: masing-masing 4, Kotanaru: 3, Kabupaten Banjar dan Tapin: masing-masing 2 orang.
Sedang sebaran ke-189 pasien sembuh (Banjarmasin, Banjarbaru dan Balangan nihil): Tanah Laut: 83, Tabalong: 30, Barito Kuala: 25, Kabupaten Banjar: 13, HSU dan Tanah Bumbu: masing-masing 12, HST: 6, HSS: 4, Kotabaru dan Tapin: masing-masing 2 orang.
Dengan data tersebut, kini persentase kesembuhan akibati Covid-19 di Kalsel mencapai 93,98 persen, dirawat 2,66 persen dan kematian 3,36 persen.

Seiring dengan bertambahnya korban akibat terpapar Covid-19 di Kalsel ini, warga diimbau untuk selalu mematuhi dan memberlakukan protokol kesehatan (prokes) dimanapun dan kapanpun.
Prokes tersebut antara lain, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, rajin mencuci tangan dengan air mengalir. Imbauan ini tentu bukan tanpa alasan. Pasalnya virus menyerang tanpa memandang status maupun usia. Ahli dibidang medis pun turut menjadi korban bahkan hingga meninggal dunia. (oie/ilust: ist)