BANJARBARU, banuapost.co.id– Kasus Covid-19 di Kalsel ngegas. Sepanjang Kamis (16/9), tercatat 113 warga terkonfirmasi positif. Dengan tambahan itu, totalnya sejak pandemi awal Maret tahun lalu jadi 68.654 orang. 1.756 pasien di antaranya masih dalam perawatan.
Dihari yang sama ini sebagaimana dari data Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTP2) Covid-19 Kalsel, ada penambahan 181 pasien sembuh. Sehingga secara keseluruhan menjadi 64.594 orang.
Sementara untuk korban meninggal, hari ini dilaporkan ada 2 pasien. Korban masing-masing berasal dari Banjarbaru dan Tanah Bumbu. Sehingga totalnya menjadi 2.304 kasus.
Berikut sebaran ke-113 kasus positif baru: Tanah Bumbu: 20, Hulu Sungai Utara (HSU): 17, Banjarmasin: 16, Tanah Laut: 14, Banjarbaru: 13, Kabupaten Banjar: 12, Tabalong: 5, Barito Kuala: 4, Kotabaru, Tapin dan Hulu Sungai Tengah (HST): masing-masing 3, Balangan: 2, Hulu Sungai Selatan (HSS): 1 orang.
Sedang sebaran ke-181 pasien sembuh (Banjarmasin, Kabupaten Banjar dan Balangan nihil): Banjarbaru: 84, Tanah Bumbu: 29, Tanah Laut: 20, HST: 14, HSU dan Tabalong: masing-masing 11, Tapin 5, HSS: 3, Kotabaru dan Barito Kuala: masing-masing 2 orang.
Dengan data tersebut, kini persentase kesembuhan akibati Covid-19 di Kalsel mencapai 94,09 persen, dirawat 2,56 persen dan kematian 3,36 persen.

Seiring dengan bertambahnya korban akibat terpapar Covid-19 di Kalsel ini, warga diimbau untuk selalu mematuhi dan memberlakukan protokol kesehatan (prokes) dimanapun dan kapanpun.
Prokes tersebut antara lain, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, rajin mencuci tangan dengan air mengalir. Imbauan ini tentu bukan tanpa alasan. Pasalnya virus menyerang tanpa memandang status maupun usia. Ahli dibidang medis pun turut menjadi korban bahkan hingga meninggal dunia. (oie/ilust: ist)