JAKARTA, banuapost.co.id– Penanganan Covid-19 di 10 provinsi di Indonesia, termasuk Kalimantan Tengah (Kalteng) dan Kalimantan Barat (Kalbar), disoroti Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) karena cakupan vaksinasinya masih rendah pada populasi lansia. Bahkan dari 34 provinsi, 30 di antaranya lebih dari 60 persen lansianya belum divaksinasi.
“Enam provinsi melaporkan proporsi penduduk lanjut usia yang tidak divaksinasi lebih besar dari atau sama dengan 90 persen. Ke-6 provinsi itu, Sumatera Barat, Aceh, Papua, Maluku Utara, Lampung dan Sulawesi Tenggara,” tulis WHO dalam laporan mingguan per 15 September 2021, sebagaimana dilansir dari detik.com.
Tren mingguan dosis vaksin, tulis WHO, keseluruhan meningkat di 29 dari 34 provinsi. Namun pada populasi usia lebih tua, tren vaksinasi malah menurun di 10 provinsi.
Ke-10 provinsi itu, Aceh, Bengkulu, Kalimantan Tengah, DKI Jakarta, Kepulauan Riau, Sulawesi Selatan, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Sulawesi Barat dan Sumatera Barat.
Pada 13 September, provinsi yang menunjukkan peningkatan vaksinasi tren mingguan yang populasi yang lebih tua meliputi Nusa Tenggara Barat (55,4%), Kepulauan Bangka Belitung (49,2%), Maluku (34,1%) dan Kalimantan Timur (32,5%).
Meski belakangan tren cakupan vaksinasi mingguan menurun di DKI Jakarta, Ibu Kota Indonesia ini menjadi satu-satunya provinsi yang merampungkan cakupan vaksinasi dosis kedua mencapai 70 persen.
“15 provinsi masih melaporkan cakupan dosis kedua di bawah 10 persen. Upaya berkelanjutan untuk lebih meningkatkan aksesibilitas dan kesadaran akan manfaat vaksinasi di antara populasi yang lebih tua dan berisiko tinggi, tetap penting untuk mengurangi morbiditas dan mortalitas,” pesan WHO. (yb/foto: ist)