PELAIHARI, banuapost.co.id– Ribuan santri dan siswa Madrasah di Kabupaten Tanah Laut, jadi sasaran Program Vaksinasi Badan Intelijen Nasional Daerah (BINDA) Kalsel, Kamis (16/9), di Gedung Puteri Pondok Pesantren As Syuhada Pelaihari.
Vaksinasi yang disaksikan Bupati Tala, H Sukamta, dan Forkopimda, juga diikuti Siswa MAN Insan Cendikia, Madrasah Tsanawiyah 4, Ponpes Sirajul Huda, Darul Quran. Sementara santriwan dan santriwati Ponpes As Syuhada yang menikuti vaksin 1.100 orang.
Pimpinan Ponpes As Syuhada dan santriwatinya, sempat berdialog interaktif dengan Presiden Joko Widodo yang tengah menghadiri vaksinasi santri nasional di Nangroe Aceh Darussalam.
Menurut Kepala BINDA Kalsel, Brigjend Pol Heri Armanto Sutikno, program vaksinasi ini merupakan kolaborasi dengan Pemkab Tala dan ponpes, dalam rangka percepatan program vaksinasi di daerah maupun nasional.
Selain di Pelaihari, program vaksinasi BINDA Kalsel ini juga dilaksanakan di Ponpes Bati Bati dan Ponpes Nurul Hijrah Jorong, di Kotamadya Banjarmasin dan Kabupaten Banjar. Di dua kabupaten/kota ini, dilakukan door to door di kawasan pemukiman padat dan masing-masing 1.500 dosis.
“Kami melakukan vaksinasi kepada santri Ponpes dan siswa Madrasah sebanyak 6.000 dosis, 3.000 di antaranya untuk di Tala dan sisanya di Kodya Banjarmasin dan Kabupaten Banjar,” jelas Brigjend Pol Heri Armanto.
Sementara Bupati Tala, H Sukamta, menyampaikan terimakasih kepada Pemerintah RI melalui BINDA Kalsel yang menggelar program ini. Karena sangat berarti bagi Tala, khususnya para santri dan siswa madrasah.
“Kita berusaha untuk melindungi ustadz dan santri-santri. Upaya ini datang melalui BINDA Kalsel, karena para santri inilah nantinya akan lahir pemuka-pemuka agama,” kata Bupati.
Selain itu menurut bupati, program ini membantu dalam hal percepatan program vaksinasi di Tala. Mengingat sampai saat ini, vaksinasi di Tala baru mencapai 15 persen. Itu pun untuk tahap pertama atau sekitar 40 ribu.
Rencananya program ini berlanggsung selama dua hari, Kamis dan Jumat. Namun jika belum selesai, akan dilanjutkan pada hari berikutnya. (zkl/foto: ist)