JAKARTA, banuapost.co.id– Penghargaan yang tinggi atas dedikasi untuk pahlawan Indonesia di Paralimpiade Tokyo 2020, mulai dari atlet, pelatih dan para pengurus, diberikan DPP PDI Perjuangan (PDI-P).
Penyerahan penghargaan yang dikemas dalam acara bertajuk: Penyampaian Penghargaan Atlet Paralimpiade Indonesia, Tokyo 2020 oleh DPP PDI Perjuangan (PDIP), digelar secara langsung dan daring, Jumat (24/9).
Ketua DPR RI, Puan Maharani, yang juga Ketua DPP PDI-P, mengaku bangga. Sebab saat Paralimpiade Rio de Janeiro 2016, dirinya hadir langsung untuk mendukung dan memberikan semangat bagi tim Indonesia. Ketika itu, Puan menjabat sebagai Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK).
“Alhamduliilah, sekarang prestasi yang ada bisa meningkat jauh lebih baik daripada sebelumnya. Saat Paralimpiade Rio de Janeiro kita hanya dapat 1 medali, sekarang kita punya 9 medali. Bahkan bisa punya 2 emas setelah puasa 41 tahun,” tuturnya.
Saat Paralimpiade Rio de Janeiro, sambung Puan, posisi Indonesia hanya peringkat 76 dunia. Di Paralimpiade Tokyo, posisi Indonesia naik ke peringkat 43 dunia.
“Artinya kemajuannya hebat banget. Maka saya sangat mengapresiasi. Saya sangat berterima kasih, dan ini merupakan kebanggaan bagi seluruh rakyat Indonesia,” katanya.
Perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI tersebut mengakju, saat pertama kali mendengar Indonesia berhasil mendapat emas di Paralimpiade Tokyo 2020 dari cabang olahraga bulutangksi ganda putri, Leani Ratri Oktila dan Khalimatus Sadiyah, tak tertahan ikut menagis bahagia.
“Setiap kali ada lagu Indonesia Raya dikumandangkan kalau di negara orang itu, kita itu kaya bergetar. Nggak usah ditahan, airmata itu pasti mengalir. Apalagi di Paralimpiade yang sudah 41 tahun puasa medali emas. Saya bisa membayangkan bagaimana situasi haru biru, bangga, bahagia, menjadi satu,” ungkapnya.
Dalam acara ini, Puan ikut memberikan piagam penghargaan kepada perwakilan atlet yang mendapat medali emas di Paralimpiade Tokyo 2020. Selain Puan, beberapa tokoh PDI-P yang ikut memberikan penghargaan, seperti Hasto Kristiyanto, Tri Rismaharini, Utut Adianto, Eriko Sotarduga, Djarot Saiful Hidayat, Sri Rahayu dan Mindo Sianipar.
Seperti diketahui, kontingen Indonesia berhasil meraih dua emas, tiga perak dan empat perunggu di Paralimpiade Tokyo 2020. Selain Piagam, DPP PDI-P memberikan bantuan uang tunai bagi atlet, pelatih, dan pengurus. Peraih medali emas mendapat bonus Rp 100 juta, peraih medali perak Rp 50 juta, dan peraih medali perunggu memperoleh Rp 25 juta.
Sementara atlet yang belum berhasil mendapat medali, diberikan bantuan senilai Rp 10 juta, dan bagi pelatih serta pengurus tim Paralimpiade Indonesia diberikan bantuan oleh PDIP senilai Rp 50 juta.
Berikut atlet-atlet Paralimpiade Tokyo 2020 peraih medali yang mendapatkan penghargaan dari DPP PDIP:. Parabadminton Ganda Putri (emas) – Leani Ratri Oktila dan Khalimatus Sadiyah. Parabadminton Ganda Campuran (emas) – Hary Susanto dan Leani Ratri Oktila. Parabadminton Tunggal Putri SL4 (perak) – Leani Ratri Oktila. Parabadminton Tunggal Putra SU5 (perak) – Dheva Anrimusthi. Parapowerlifting Putri 41 Kg (Perak) – Ni Nengah Widiasih. Paraatletik Putra 100 meter (perunggu) – Saptoyogo Purnomo. Paratenis meja Tunggal Putra (perunggu) – David Jacobs. Parabadminton Tunggal Putra SU5 (perunggu) – Suryo Nugroho. Parabadminton Tunggal Putra SU4 (perunggu) – Fredy Setiawan. (b2n/foto: ist)