SOLO, banuapost.co.id– Meski di bawah tekanan gelombang protes suporternya, PSS Sleman berhasil jinakkan Barito Putera dengan skor akhir 3-2 dalam pertandingan BRI Liga 1 di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Jumat (15/10) malam.
Bahkan Super Elang Jawa kian tertekan karena ketinggalan lebih dulu dari Bekantan Hamuk berkat gol Beni Oktovianto di menit ke-17. Umpan dari Rafinha diselesaikan Beni Oktovianto dengan sepakan jitu, hingga tak mampu diantisipasi gawang Laskar Sembada, Miswar Saputra.
Namun PSS merespons dengan cepat. Berselang beberapa detik, Irfan Jaya mampu mencatatkan gol meneruskan umpan sundulan dari Nemanja Kojic pada menit ke-18.
Lima menit berselang, PSS mampu menambah gol lagi. Kojic kembali menjadi otak terciptanya gol itu. Umpan silang striker baru PSS itu ditanduk oleh Irfan Jaya masuk ke gawang Barito.
Gol Barito yang dikemas Dandy Maulana, dianulir wasit pada menit ke-43. Dia mengemas itu meneruskan umpan bola mati, tapi sudah melakukan handball.
Serangan cepat PSS pada menit ke-62 belum berhasil. Irfan jaya yang menjadi motornya. Umpan pemain nomor 41 itu ke kotak jpenalti Barito disapu.
Usaha Barito menggempur pertahanan PSS membuahkan hasil pada menit ke-72. Dandi akhirnya mencatatkan namanya di papan skor setelah meneruskan umpan tendangan bebas Bagas Kaffa.
PSS unggul lagi pada menit ke-83. Eduardo Jose Barbosa yang menjaringkan bola setelah meneruskan umpan panjang saat gawang Barito kosong karena Aditya Harlan sudah keluar dari sarangnya.
Kiper PSS, Miswar Saputra, melakukan penyelamatan penting di masa injury time. Tendangan Rafinha dari jarak dekat bisa ditepis menjadi tendangan sudut. Hingga pertandingan selesai tak ada gol lagi. PSS menang 3-2 atas Barito.
Dengan tambahan 3 poin ini, PSS kini mengumpulkan 8 poin, duduk di posisi kedelapan klasemen Liga 1. Sementara Barito Putera, tetap di posisi ke-17 dengan koleksi 4 angka. (yb/foto: ist)