BANJARMASIN, banuapost.co.id– Sebagaimana salah satu agenda kunjungan kerjanya ke Provinsi Kalimantan Selatan, Presiden Joko Widodo meresmikan pemakaian Jembatan ‘Basit’ Sei Alalak, penghubung Kota Banjarmasin dengan Kabupaten Barito Kuala, Kamis (21/10).
“Alhamdulillah, Jembatan Sei Alalak telah rampung dan hari ini kita resmikan. Sehingga bisa dimanfaatkan masyarakat,” ujar Kepala Negara mengawali sambutannya sebagaimana dikutip dari kanal Youtube Sekretariat Presiden
Jembatan Sei Alalak ini juga merupakan salah satu akses menuju Provinsi Kalimantan Tengah. Kawasan ini terkenal kemacetannya, terutama setelah Jalan Lingkar Utara yang kondisinya rusak parah pasca diterjang banjir.
“Saya mendengar, masyarakat sudah tidak sabar lagi menunggu peresmian jembatan ini, karena jembatan ini memiliki fungsi yang sangat penting sebagai jalur utama akses berbagai wilayah di Kalimantan Selatan dan di Kalimantan Tengah,” jelas presiden kelahiran Surakarta 1961 ini.
Presiden berharap kehadiran jembatan yang dibangun dengan dana sebesar Rp 278 miliar, dapat memperkuat konektivitas antarwilayah di Kalsel, memperlancar arus transportasi antardaerah, mengefisienkan biaya logistik, hingga mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah-daerah sekitarnya serta menciptakan sentra-sentra ekonomi baru.
“Saya sedikit berpesan agar setelah diresmikan jembatan ini, dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk membangkitkan dan memajukan kegiatan-kegiatan produktif di masyarakat. Sehingga dampaknya bisa betul-betul dirasakan rakyat kita,” tandasnya
Usai memberikan sambutan, presiden melakukan penekanan tombol sirine yang menandai peresmian Jembatan Sei Alalak di Kota Seribu Sungai ini
Turut hadir mendampingi dalam peresmian, Menteri Sekretaris Negara, Pratikno, Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, Menteri BUMN, Erick Thohir, Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, dan Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina. (oie/foto: setpres)