BANJARMASIN, banuapost.co.id– Presiden Joko Widodo akan meresmikan Jebatan ‘Basit’ Sungai Alalak setelah dari Kabupaten Tanah Bumbu, Kamis (21/10).
Rencana semula, Kepala Negara akan meresmikan salah satu ikon unik di Kalsel ini pada pagi hari. Namun terjadi pergeseran rencana. Karena terlebih dahulu akan meresmikan pabrik biodiesel PT Jhonlin Argo Raya (JAR) di Batulicin, Tanah Bumbu.
“Awalnya pagi, tapi diganti. Presiden ke Tanah Bumbu dulu, baru siang ke Banjarmasin. Mungkin di atas jam satu siang,” ujar Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina, saat ditemui awak media, Selasa (19/10).
Sementara bagi Pemerintah Kota Banjarmasin sendiri, sambung Ibnu, sudah ada rapat koordinasi dipimpin Dandim 1007 untuk skenario kedatangan presiden.
“Intinya kita siap menyambut, dan secara teknis pengamanan TNI-Polri yang membackup,” jelas Ibnu.
Namun untuk teknis acara peresmian jembatan tersebut, lanjut Ibnu, menjadi wewenang Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Selatan. Karena sebelumnya dari Tim Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) juga sudah meninjau ke lokasi.
“Sudah dua hari ini tim Kementrian PUPR meninjau ke lokasi untuk mempersiapkan semuanya,” imbuhnya.
Ibnu berharap tidak ada halangan dalam peresmian jembatan penghubung Kabupaten Barito Kuala dengan Kota Banjarmasin yang tinggal hitungan hari ini, meski aktivitas lalulintas ditutup sementara.
Dalam kesempatan kunjungan kerja presiden ini, Ibnu Sina juga ingin menyampaikan usulan pembangunan infrastruktur di sejumlah jembatan di Banjarmasin.
“Nanti kalau ada waktu, saya minta beliau untuk memperhatikan Banjarmasin, seperti pembangunan infrastruktur jembatan. Karena sempat ada usulan Jembatan Barito Dua dan Jembatan Banua Anyar,” tandasnya.
Sekadar informasi, saat ini Presiden Jokowi sedang melakukan kunjungan kerja di provinsi tetangga, tepatnya ke Kalimantan Utara. (oie/foto: dok)