ANJIR MUARA, banuapost.co.id– Jenderal TNI bintang satu ini rupanya punya cara unik untuk bersilahturahmi dengan insan pers. Kali ini Danrem 101/Antasari, Brigjend TNI Firmansyah, mengajak ke Taman Wisata Alam (TWA) Pulau Bakut, Barito Kuala, menanam mangrove bersama, Kamis (25/11).
Pada kegiatan sebelumnya, danrem mengajak insan pers tacking danoff road di kawasan Kiram Park, Kabupaten Banjar, serta memperlihatkan langsung kegiatan para prajurit TNI di Batalyon 623/BWU.
Dipilihnya Pulau Bakut pada silaturahmi kali ini, menurut danrem, untuk kembali mengenalkan potensi wisata alam yang dimiliki Kalimantan Selatan.
“Kenapa kegiatannya menanam mangrove, tema hari ini: ‘Jaga Mangrove untuk Bumi Kita’. Karena kita berusaha mengoptimalkan gerakan Revolusi Hijau dengan tujuan mencegah terjadinya erosi dan sebagai pelestarian ekosistem alam di daerah kita ini,” jelasnya.
Selain menjadi salah satu lokasi ekosistem hutan mangrove, lanjut danrem, Pulau Bakut juga dihuni fauna endemik Kalimatan, yaitu bekantan.
“Kalsel memiliki banyak sekali potensi TWA, salah satunya Pulau Bakut ini. Kami mengajak silaturahmi disini juga karena ingin masyarakat tahu, di daerah kita juga ada konservasi yang jaraknya tidak jauh dari Banjarmasin,” ucap pria kelahiran 5 Desember 1968 ini
Diharapkan dengan rutinnya silahturahmi yang dijalankan antara prajurit TNI dengan insan pers, dapat membentuk kerja sama yang baik ke depannya. Baik tentang pemberitaan maupun hal lainnya, termasuk penyebaran informasi mengenai Covid-19.
“Kerja sama antara pemda, TNI-Polri, tokoh masyarakat dan agama serta rekan-rekan media, sangat diperlukan untuk terus mendorong dan mengimbau masyarakat selalu mematuhi protokol kesehatan. Termasuk melaksanakan vaksin sesuai ketentuan, agar herd immunity di daerah kita cepat tercapai targetnya,” tandasnya.
Dalam kegiatan silaturahmi ubu, juga hadir Para Kasi Korem 101/Antasari, Dandim 1005/Barito Kuala, Kepala BKSDA Kalsel yang diwakili Kepala SWK (Seksi Konservasi Wilayah) lll. (oie/foto: ist)