BANJARMASIN, banuapost.co.id– Hanya dalam sepekan, dua peristiwa dozer dan operator nyemplung ke laut terjadi di perairan Tabuneo, Kabupaten Tanah Laut.
Kali ini Jumat (6/5) malam pukul 21:42 Wita dari atas tongkang TB XYG Fortune. Pencarian telah dilakukan hingga pukul 00:00 Wita terhadap operator dozer M Arifin, tetapi hasilnya masih nihil.
“Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin yang menerima info, Sabtu (7/5) pukul 05:40 Wita, langsung menurunkan Tim Rescue Kansar Banjarmasin,” jelas Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin, Al Amrad.
Menurut Al Amrad, untuk TKP jatuhnya dozer dan operator, tidak terlalu jauh dari kejadian sebelumnya dengan jarak kurang lebih 5 Nautical Miles, koordinat 3°44’98″S – 114°25’71″E.
“Letak terjatuhnya dozer dan operator pada insiden sebelumnya, Ahad (1/5), dengan koordinat 3°42’11,5″S – 114°25’21,2″E,” jelas Al Amrad.
Cuaca di lapangan berdasarkan data prakiraan cuaca status Metereologi BMKG Provinsi Kalsel, cerah dengan tinggi gelombang 0,5 – 1 meter dan kecepatan angin 8 – 10 Knot.
Pencarian yang dilakukan Tim Rescue Kansar Banjarmasin dengan mengacu pada data dan pola yang didapat dari data SARMAP Prediction.
“Rencana Penyisirannya mengacu pada data prediksi dari SARMAP Prediction dengan luas area pencarian sekitar 144 Nautical Miles,” imbuh Al Amrad. (ril/foto: sarbjm)