BATU AMPAR, banuapost.co.id– Keberadaan anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) yang tersebar pada setiap desa, menjadi perhatian tersendiri bagi Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tanah Laut (Tala), khususnya melalui bidang pemadam kebakaran dan penyelamatan.
Kondisi tersebut terpantau seperti pada pembukaan rangkaian kegiatan Manunggal Tuntung Pandang (MTP) di Desa Tajau Pecah, Kecamatan Batu Ampar, Jumat (15/7).
Satpol PP dan Damkar melalui Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, memberikan layanan yang menyasar para anggota Linmas Desa Tajau Pecah, sebagaimana SKPD lainnya yang turut memberikan pelayanan saat kegiatan MTP.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan pada Satpol PP dan Damkar Tala, Tony Permana, mengatakan, hal ini sebagai wujud pencegahan dan penanggulangan bahaya kebakaran bagi masyarakat desa sesuai Permendagri No: 114/2018.
“Kami sampaikan kepada anggota Linmas mereka adalah garda terdepan di desa dalam membantu pemerintah bila terjadi musibah kebakaran,” ujar Tony.
Di MTP ini, lanjut Tony, menjadi kesempatan dalam memberikan bentuk simulasi pencegahan dan penanggulangan kebakaran, termasuk apa yang harus dilakukan para anggota Linmas.
“Salah satunya mereka dapat menghubungi nomor darurat jika ada musibah terjadi di desa, yaitu ke nomor 0512-21113. Ini nomor wajib yang dapat mereka hubungi kepada kami, bahkan warga juga bisa melakukannya,” jelasanya.
Meski demikian, Tony mengaku jika apa yang disosialisasikan kepada anggota Linmas pada setiap MTP masih terlalu singkat untuk diserap informasi. Oleh karena itu pada tahun anggaran 2023 nanti, Satpol PP dan Damkar akan melaksanakan pelatihan bagi Linmas se-Tala yang lebih mendetail dan bersifat teknis dengan melibatkan berbagai instansi terkait.
Salah seorang anggota Linmas Desa Tajau Pecah, Syahdan, berterimakasih karena mendapat pemahaman baru yang belum pernah diketahui sebelum adanya MTP ini.
“Ini sesuai bagi kami para Linmas dalam mengamankan desa. Kita bisa membantu masyarakat dalam penanganan jika ada musibah sesuai dengan apa yang dipelajari hari ini,” ucap Syahdan.
Selain memberikan sosialisasi terhadap kebakaran, baik itu lahan maupun pemukiman, Satpol PP dan Damkar juga menyampaikan kepada anggota Linmas soal penanggulangan bencana non kebakaran. Misal adanya gangguan binatang seperti ular atau tawon.
Bahkan anggota Linmas Desa Tajau Pecah juga dibekali pengetahuan dasar baris berbaris hingga gerakan hormat dan langsung dipraktikan saat menyambut kedatangan Bupati Tala H Sukamta pada pembukaan MTP ini. (ril/foto: diskominfo)