RANTAU, banuapost.co.id– Bupati Tapin, HM Arifin Arpan, bersama Kepala daerah se Indonesia hadiri Rapat Koordinasi bersama dengan Presiden Joko Widodo di Jakarta Convention Center (JCC), Kamis (29/9).
Dalam Rakor kali ini dibahas tiga hal, yakni pengendalian inflasi daerah, percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem dan tindak lanjut aksi afirmasi bangga buatan Indonesia.
Dalam arahannya, Presiden Jokowi meminta jajarannya untuk kerja bersama dalam mempercepat penghapusan kemiskinan ekstrem di tanah air. Pemerintah menargetkan kemiskinan nol persen pada 2024.
Tidak hanya itu, untuk pemulihan ekonomi pasca Covid-19 serta penanganan inflasi di daerah. presiden juga meminta untuk mempercepat realisasi komitmen belanja produk dalam negeri
“Jangan sampai. Sekali lagi, dalam posisi ekonomi yang tidak mudah ini, APBN, APBD yang uangnya dikumpulkan dari pajak, dari Bea Cukai, dari Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), dari dividen BUMN, kumpul, kemudian ditransfer ke daerah tapi belinya barang-barang impor,” tegas Presiden.
Presiden meminta kepala daerah untuk membina pelaku UMKM dan koperasi di daerahnya masing-masing. Sehingga semakin banyak yang masuk ke dalam e-katalog.
Sementara, Bupati Tapin HM Arifin Arpan seusai menghadiri rakor bersama presiden mengatakan, untuk penanganan Inflasi Pemerintah Kabupaten Tapin telah menganggarkan APBD sebesar Rp 9,6 miliar.
“Rp 9.6 miliar itu terdiri dari bantuan sosial Rp 3 miliar, penciptaan lapangan kerja Rp 5.8 miliar, subsidi transportasi Rp 125 juta, dan perlindungan sosial lainnya Rp 621 juta,” Jelasnya.
Bahan Pemkab Tapin, lanjut bupati, juga akan menggelar operasi pasar, program pangan bersubsidi kepada masyarakat tertentu.
“Terbaru, saat ini Tapin telah bekerjasama dengan Kota Pelangka Raya untuk ketahanan pangan,” imbuhnya.
Ditegaskan Arifin Arpan, Kabupaten Tapin telah berupaya memberdayakan para pengrajinnya menyediakan berbagai kebutuhan untuk daerah, seperti kain sasirangan yang digunakan ASN, termasuk siswa sekolah.
Ditambahkan bupati, saat ini Kabupaten Tapin telah bersiap untuk menjual produk-produk asal Kabupaten Tapin secara online (Daring). Masyarakat yang ingin membeli dapat langsung mengunjungi https://dagangan.tapinkab.go.id/.
Melalui program perluasan tenaga kerja, Pemkab Tapin mencoba mentutaskan kemiskinan. Karena rata-rata masyarakat kurang mampu terkendala dengan pekerjaan.
“Melalui Balai Latihan Kerja akan kita berdayakan masyarakat agar memiliki kemampuan, baik itu membuka usaha sendiri maupun ikut orang lain,” ujarnya. (nas/foto: ist)