PELAIHARI, banuapost.co.id– Sebuah bedakan atau rumah bedeng 4 pintu di Kabupaten Tanah Laut, Kamis (08/22) petang, luluhlantak dilalap si jago merah.
Bedakan empat pintu yang juga difungsikan sebagai bengkel, warung makan dan berjualan beras berada di RT 2 RW 2 Desa Nusa Indah atau berada di tepi jalan ruas jalan Trans-Kalimantan yang menghubungkan Pelaihari dengan Kota Banjarmasin.
Bedakan itu dihuni Hairullah (50), usaha bengkel sepeda motor, Kamarudin (32), jualan beras, Sadri Kadri (45), warung nasi, dan Asmuni (42), pekerja swasta.
Berdasarkan keterangan saksi mata yang diperoleh anggota Polsek Bati-Bati, api berasal dari bedakan yang dihuni Sadri Kardi, terlihat dari bagian dapur oleh Ahmad Gajali dan Muhammad Ali yang saat itu bertamu ke bedakan Asmuni.
Menurut keduanya, api berkobar dengan cepatnya membakar bangunan yang sebagian besar terbuat dari kayu itu. Diduga penghuni bedakan meninggalkan kompor yang masih menyala.
Api berhasil dikuasi sekitar 1 jam kemudian setelah beberapa unit mobil pemdam kebakaran berdatangan ke lokasi, dan api dilokalisir agar tidak merambat ke bangunan yang ada di sekitar bedakkan.
Bangunan bedakan dengan luas 12 x 8 meter itu milik Haji Rudiansyah, mantan Camat Bat-Bati. Kerugian ditaksir mencapai Rp100 juta.
Selain di Desa Nusa Indah, Bati-Bati, kebakaran juga terjadi di Desa Gunung Makmur, Kecamatan Takisung. Api yang sempat membakar bagian atap bangunan juga diduga berasal dari kompor yang bocor.
Api sempat membuat geger warga Jalan Telkom, Desa Panggung Baru, Kecamatan Pelaihari. Api yang membumbung megeluarkan asap, berhasil dikuasai warga sekitar. (zkl/foto: zul yunus)