PELAIHARI, banuapost.co.id– Ratusan rumah di Kecamatan Pelaihari dan Kecamatan Bajuin, Jumat (27/1/), terendam.
Air yang menggenangi pemukiman dan ruas jalan lingkungan, berasal curah hujan yang cukup tinggi di daerah aliran sungas (DAS) Tabanio yang berada di Kecamatan Bajuin.
Tingginya curah hujan yang turun sejak Rabu (25/1) malam, membuat DAS hulu sungai Tabanio tidak mampu menampung air dan ketinggian air di beberapa titik sudah melewati tanggul yang berada di Jalan Atilam Desa Kunyit, Kecamatan Bajuin.
Luapan air yang melewati tanggul itu merendam pemukiman di RT 5 RT 6 dan RT 7, sedikitnya ada 60 rumah yang terdampak.
Banjir paling parah dialami kawasan RT 25 Jalan Sawahan dan RT 18 Jalan Perintis,. Berdasarkan data sementara yang diperoleh Dinas Sosial Tala, ada sekitar tiga ratus rumah yang terdampak atau sekitar 800 jiwa.
Banjir mulai menggenangi pemukiman sejak Kamis (26/1) petang dan semakin meluas pada Jumat (27/1) sekitar pukul 03:30 Wita.
Haji Aliansyah, salah seorang warga, membenarkan banjir mulai merendam pemukiman di kawasan RT 25 Jalan Sawahan sejak sekitar pukul 18:00 wita Kamis petang kemarin.
“Sejak Kamis air sudah mulai menggenangi pemukiman dan pada Jumat dini hari, air semakin dalam,” kata H Aliansyah saat dimintai keterangannya, Jumat (27/1)
Sementara, Arbain, warga Jalan Atilam, Desa Kunyit, Kecamatan Bajuin mengatakan, genangan yang terjadi di pemukiman ini akibat adanya tanggul yang jebol atau lebih rendah dari air yang mengalir dari kawasan DAS Tabanio yang berada di kaki pegunungan di Kecamatan Bajuin.
“Ada di beberapa titik tanggul air yang meluber ke jalan dan masuk ke pemukiman, hal ini sudah berlangsung sejak Kamis kemarin,” kata Arbain yang dalam rumahnya kemasukan air setinggi 50 sentimeter.
Meski pemukiman mereka terendam banjir, sebagian besar warga masih bertahan di rumah masing-masing, hanya ada beberapa lansia yang terpaksa diungsikan ke rumah kerabat yang tidak tergenang banjir.
Saat ini Dinas Sosial Tanah Laut sudah mendistribusikan bantuan, termasuk membuka posko dapur umum di Jalan Sawahan dan Jalan Perintis, Kelurahan Pelaihari serta di Jalan Atilam Desa Kunyit. (zkl/foto: zul yunus)