PELAIHARI, banuapost.co.id– Idrus (61), nelayan asal Kabupaten Tanah Laut, yang sempat dinyatakan hilang sejak Sabtu (3/6) pagi, akhirnya ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa.
Warga RT 9 Desa Pagatan Besar, Kecamatan Takisung, ditemukan sekitar pukul 17:40 Wita tidak jauh dari tempatnya diduga jatuh ke laut atau hampir 12 jam pencarian.
Menurut Kepala Markas PMI Tala, Ahmad Zahid, korban ditemukan warga dan kerabat yang melakukan penyisiran di sepanjang pantai Desa Pagatan Besar sampai perbatasan Perairan Desa Tabanio.
“Jasad oleh warga yang menemukannya langsung dievakuasi ke darat melalui sungai Pagatan Besar, karena pantai di Desa Pagatan Besar dangkal,” kata Ahmad Zahid melalui sambungan telepon, Sabtu (3/6), beberapa saat setelah jasad dievakuasi.
Ditambahkan Zahid, pihak keluarga menerima apa yang sudah terjadi dengan lelaki berusia 61 tahun itu, sehingga jasad tidak dibawa ke rumah sakit.
“Pihak keluarga menerima apa yang sudah terjadi, dan meminta jasad dibawa langsung ke rumah duka,” terang Zahid.
Seperti diberitakan sebelumnya, Idrus warga RT 9, Desa Pagatan Besar, Kecamatan Takisung, dinyatakan hilang setelah nelayan lain menemukan perahunya terombang-ambing, sementara Idrus tidak terlihat di perahu.
H Zulkarnain nelayan lain yang menemuka perahu Idrus mengatakan, pada awalnya ia menduga pemilik perahu tertidur setelah menebar jaring.
Namun sekitar 45 menit kemudian ia diberitahu rekannya yang juga mencari udang, kalau perahu Idrus tidak ada orangnya.
“Saya langsung bergegas mendekati perahu Idrus dan benar tidak ada orangnya, sementara jaring sudah ditebar,” kata lelaki yang biasa dipanggil Guru Izul itu.
Mendapatkan Idrus tidak ada, Guru Izul bersama rekannya menaikkan jaring yang ditebar Idrus dan memasang bendera serta menurunkan jangkar.
“Setelah menaikkan jaring dan menurunkan jangkar, kami langsung melaporkan hilangnya Idrus kepada kerabatnya,” jelas Guru Izul.
Pencarian pun dilakukan para kerabat dan warga sekitar, sambil melapor ke Polsek Takisung, BPBD Tala dan Basarnas Banjarmasin.
Selain melibatkan unsur SAR seperti Basarnas Banjarmasin, BPBD Tala, MTA Rescue, PMI Tala, Relawan Dangsanak, R2T Tala, Pos Lanal Tabanio, Polairud Polres Tala. (zkl/foto: ist)