JAKARTA, banuapost.co.id – Keberhasilan Pemerintah Kota Banjarmasin yang berkolaborasi dengan sejumlah komunitas lokal dalam menangani masalah sungai, dijabarkan Wali Kota, Ibnu Sina dihadapan para Gubernur dan Wali Kota se ASEAN.
Paparan tersebut dikemukakan Ibnu dalam ASEAN Mayors Forum (AMF) yang dilaksanakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama United Cities and Local Government Asia Pasific (UCLG-ASPAC), Selasa (1/8). Pertemuan itu bertajuk “Mengkatalisasi Pertumbuhan Daerah melalui Pembangunan Berkelanjutan di kota-kota ASEAN”
Selain terkait penanganan sungai, Ibnu juga memaparkan tentang keberadaan kampung iklim yang sudah terbentuk di Kota Banjarmasin.
Dijelaskan Ibnu, khusus tentang penanganan sungai, selain menjaga kebersihan lingkungan sungai. Pihaknya bertekad menjadikan sungai sebagai beranda depan kota.
“Saya memaparkan apa yang dilakukan Kota Banjarmasin, terkait dengan Kampung Iklim, kemudian juga terkait dengan praktik apa saja, baik yang sudah kita lakukan dalam menangani sungai, hingga menjadikannya sebagai beranda depan kota, bersama teman-teman komunitas,” katanya.
Forum ini, lanjutnya, sangat bermanfaat untuk diikuti. Sebab, hampir seluruh peserta terdiri dari para walikota dan gubernur se ASEAN memaparkan keberhasilannya dalam penanganan masalah perkotaan.
Seperti Negara Filipina, yang memaparkan keberhasilannya menangani banjir. Kemudian, Thailand memaparkan terkait pencegahan bencana.
“Dari paparan tersebut, para pemimpin kota se ASEAN secara tidak langsung mendapatkan ide, masukan dan saling bertukar pendapat, dalam menanggulangi berbagai permasalahan di wilayahnya,” tutur Ibnu
“Terima kasih banyak kepada UCLG, dimana sebagai anggota kita bisa sharing dengan kota kota lain ASEAN, saya kira hal tersebut yang paling penting,” tandas pria kelahiran Puruk Cahu, Kalteng ini. (ril/foto: ist)