JAKARTA, banuapost.co.id – Pemerintah Pusat dropping bantuan berupa sembako, perlengkapan keluarga serta mainan anak-anak untuk masyarakat di Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Kamis (3/8).
Bantuan diberikan langsung Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy.
Disambut antusias warga setempat, kehadiran Kepala BNPB dan Menko PMK di Distrik Sinak itu, guna melihat langsung kondisi setempat yang terdampak bencana kekeringan dan cuaca dingin ekstrem.
Momentum yang penuh kedamaian itu seketika merekahkan senyum para warga. Anak-anak pun terlihat begitu antusias meraih mainan dan makanan ringan yang dibagikan secara merata.
“Tuhan memberkati!,” teriak para warga disusul tepuk tangan dari seluruh yang hadir.
Bantuan keseluruhan yang dibawa langsung dari Jakarta itu meliputi beras 50 ton, makanan siap saji 10.000 pouch, rendang kemasan 3.000 pouch, susu protein 3.000 pouch dan sembako 3.000 paket. Kemudian untuk peralatan meliputi tenda gulung 2.000 buah, selimut 10.000 buah, matras 2.000 buah, kasur lipat 2.000 buah, pakaian anak 2.000 buah, pakaian dewasa 2.000 buah, tenda pengungsi 4 unit, genset listrik 20 unit dan motor trail 3 unit.
Kondisi medan dan topografi wilayah terdampak yang sangat sulit ditembus menggunakan transportasi darat, maka bantuan itu akan dikirimkan secara berkala menggunakan pesawat Cessna 208 Caravan dengan daya angkut maksimal 900 kilogram.
Sebelumnya, Suharyanto memastikan BNPB akan terus berkomitmen membantu warga terdampak, baik dari logistik dan peralatan hingga pendistribusiannya. Melalui dukungan tersebut, Kepala BNPB juga meyakinkan masyarakat yang terdampak, seluruh kebutuhan logistik akan dipenuhi.
“Dukungan ini akan dilakukan terus menerus. BNPB selama masa tanggap darurat ini akan membantu baik logistiknya maupun pengangkutannya,” kata Suharyanto.
Disisi lain, Menko PMK menyampaikan kehadirannya bersama Kepala BNPB dan rombongan merupakan perintah langsung dari Presiden Joko Widodo untuk menyampaikan langsung bantuan untuk seluruh warga terdampak di Kabupaten Puncak.
Bencana kekeringan dan cuaca dingin ekstrem yang berdampak kepada kurang lebih 7.500 jiwa telah sampai telinga presiden. Karena itu, kepala negara memerintahkan langsung kepada Menko PMK dan Kepala BNPB, agar Pemerintah Pusat segera turun ke lapangan memberikan dukungan.
“Saya diperintahkan untuk berkunjung kepada mama-mama dan papa-papa disini. Bapak Presiden menyatakan prihatin atas bencana yang terjadi di tiga distrik ini. Saya diperintah bersama Kepala BNPB melalui Bupati Puncak untuk membawa bantuan,” ucap Menko PMK.
Pada kesempatan itu, Menko PMK juga menyampaikan ihwal rencana pembangunan lumbung pangan sebagai solusi jangka panjang Pemerintah Pusat, untuk mengantisipasi potensi bencana serupa di kemudian hari. Demi terealisasinya rencana itu, Muhadjir mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga persaudaraan, keamanan dan persatuan.
“Mudah-mudahan kejadian ini tidak terulang kedepannya. Karena pemerintah sudah menyiapkan rencana untuk membangun gudang pangan di sini. Sehingga nanti kalau terjadi lagi maka tidak akan menjadi susah. Tahun depan akan dibangun gudang dan akan dilengkapi semua kebutuhan pangan,” ujarnya. (ril/foto: ist)