PELAIHARI, Banuapost.co.id– Menipisnya persediaan air baku di salah satu Sistem Pengolahan Air Minum (SPAM) milik Perusahaan Terbatas Air Minum (PTAM) Berkah Banua di Kabupaten Tanah Laut (Tala), terancam tidak dapat beroperasi.
SPAM Instalasi Kota Kecamatan (IKK) Bajuin, saat ini hanya dioperasikan 20 liter per detik dari normalnya yang mencapai 80 liter perdetik. Salah satu pemasok air bersih yang berada di Kecamatan Bajuin itu, saat ini benar-benar kritis.
Dasar daerah tangkapan air SPAM IKK Bajuin saat ini sudah terlihat dan dinding tanah sudah retak-retak, sementara persediaan air tinggal sekitar dua jengkal atau 50 sentimeter.
Akibat penurunan produksi air bersih tersebut, pelanggan PTAM Berkah Banua terpaksa mendapatkan pasokan air terbatas. PTAM Berkah Banua hanya mengoperasikan SPAM IKK Bajuin selama empat jam setiap hari, dari pukul 06.00 sampai pukul 10.00.
Petugas pengelola SPAM IKK Bajuin mengatakan, kalau dalam dua pekan kedepan hujan belum turun juga, dipastikan SPAM IKK Bajuin tidak dapat beroperasi lagi.
“Kalau hujan belum turun dalam dua pekan ke depan, maka SPAM IKK Bajuin akan diistirahatkan, sampai hujan turun,” kata Sunarno saat menemani meninjau lokasi tangkapan air PTAM berkah Banua, Jumat (6/10).
Dijelaskan Sunarno, SPAM IKK Bajuin yang dalam kondisi normal dapat menyuplai air bersih sampai 80 liter per detik dan dapat menyuplai sampai kota Pelaihari.
“Saat ini air olahan SPAM IKK Bajuin hanya didistribusikan untuk pelanggan di Kecamatan Bajuin, itu pun dengan kemampuan sekitar 20 liter per detik,” tambah Sunarno.
Direktur PTAM Berkah Banua, Rudi Syahrinsyah, membenarkan saat ini pasokan air bersih dari PTAM Berkah Banua mengalami kendala, terutama tidak maksimalnya SPAM IKK Bajuin.
Menurutnya, saat ini pengolahan air bersih sangat bergantung dengan SPAM IKK Pelaihari. Pengolahan air bersih PTAM Berkah Banua yang mengambil air Danau PTPN 13 Pelaihari itu masih beroperasi secara maksimal.
“Untungnya kita memiliki dua SPAM IKK, sehingga suplai air bersih masih berjalan, meski ada beberapa titik yang mendapatkan pelayanan terbatas,” kata Rudi Syahrinsyah saat dikonfirmasi, Jumat (6/10).
Direktur PTAM Berkah Banua menjelaskan, di Tanah Laut pasokan air bersih datang dari beberapa SPAM IKK, dua di antaranya selama kemarau tidak beroperasi lagi, seperti di Kecamatan Kintap, SPAM IKK Kintap ini tidak dapat mengolah air karena air bakunya terintrusi air laut. Sedangn di Kecamatan Takisung sumber air bakunya kering.
“Ada sekitar 300 pelanggan PTAM Berkah Banua yang tidak dapat dilayani di Kecamatan Kintap dan Kecamatan Takisung,” kata Rudi Syahrinsyah.
Berdasarkan data dari PTAM Berkah Banua, saat ini dari 300 ribu lebih penduduk Tala, baru sekitar 12 ribu yang berlangganan air PTAM Berkah Banua, sisanya mengandalkan air Program Pamsimas, sumur bor dan sumur gali di masing-masing rumah (zkl/foto: ist)
Bnuapost.co.id, Pelaihari, Akibat Kemarau SPAM, di Tala, Terancam, tidak, Beroperasi_
.