SPELAIHARI, Banuapost.co.id- Meski haul Ulama kharismatik Kalimantan Selatan KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani Al Banjari Alaydrus masih sekitar satu bulan lebih, namun berbagai bantuan untuk persiapan sudah mulai terlihat di beberapa daerah di Kalsel.
Salah satunya dari warga Desa Kuringkit, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut, yang menyumbang 27 pikap kayu bakar, yang dikirim ke Kompleks Sekumpul pada Rabu (29/11) pagi.
Kayu-kayu yang dikumpulkan sejak dua bulan lalu itu dimuat ke dalam 27 pikap pada Selasa (28/11/) malam, warga bergotong royong menaikkan kayu ke dalam pikap.
Rombongan pengantar kayu bakar ini selain melibatkan para sopir, juga masyarakat Desa Kuringkit yang sengaja ikut untuk menurunkan kayu-kayu bakar saat tiba di lokasi tujuan.
Rombongan 27 pikap tersebut dikawal lima unit mobil pribadi, yang menyediakan makanan bagi rombongan yang jumlahnya sekitar 50 orang.
Hafizi, kordinator pengumpulan kayu bakar, untuk membantu Haul KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani Al Banjari Alaydrus mengatakan, saat ini mereka mengirimkan 27 pikap kayu bakar ke Sekumpul untuk membantu panitia menyiapkan makanan bagi para Jemaah dan undangan pada Haul nanti.
“Doakan semoga perjalanan kami lancar sampai ke tempat tujuan, mudah-mudahan ada berkahnya,” kata Hafizi.
Menurut Hafizi tahun ini mereka mampu mengumpulkan 27 pikap, sedangkan tahun 2022 lalu 24 pikap, ini merupakan pengiriman bantuan kayu bakar yang keempat kalinya.
KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani Al Banjari Alaydrus atau yang dikenal dengan panggilan Abah Guru Sekumpul wafat pada 10 Agustus 2005, Haul nanti merupakan yang ke-19, rencananya haul akan dilangsungkan pada bulan Januari 2024, namun tanggalnya belum ditetapkan. (zkl/foto: ist)