PELAIHARI, Banuapost.co.id- Persetala Tanah Laut, Gagal memetik poin penuh saat menjamu Talenta Banua asal Martapura, dalam lanjutan kompetisi Liga 3 Asosiasi Provinsi Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (Asprov PSSI) Kalimantan Selatan di Stadion Pertasi Kencana Pelaihari, Sabtu (16/12), kedua kesebelasan bermain imbang 2-2.
Jangankan membalas kekalahan 2-5 pada pertemuan pertama di kandang Talenta Banua, Tim asuhan Edi Purwanto ini nyaris menelan kekalahan, setelah sempat tertinggal 0-2 dari tamunya.
Dua gol dari titik penalti menyelamatkan muka tuan rumah yang mendapat dukungan sekitar 1.000 penonton yang memadati tribun Stadion Pertasi Kencana.
Dengan hasil imbang ini Persetala tertahan di peringkat ke-2 dengan 4 poin dari 1 kali menang, 1 kali seri dan 1 kali kalah, sedangkan Talenta Banua bertengger di puncak klasemen dengan nilai 5 dari 1 kali menang 2 kali imbang.
Banjar Union juga dari Kabupaten Banjar menempati posisi ke-3 dengan nilai 1 dari satu kali kalah dan satu kali imbang. Baik Persetala maupun Talenta Banua akan memainkan pertangan terakhir mereka melawan Banjar Union.
Pertandingan Persetala melawan Talenta Banua berlangsung cukup menarik, kedua kesebelasan berupaya untuk saling membuka daerah pertahanan lawan, namun selalu gagal dalam penyelesaian akhir.
Persetala yang tidak diperkuat pemain belakang andalannya Fajar, memang terlihat kurang solid, beberapa kali serangan pemain asuhan Abu Nawas berhasil menembus pertahanan Persetala, namun belum juga membuahkan gol.

Tim tamu berhasil membobol gawang tuan rumah di menit ke-36 memanfaatkan lemahnya kordinasi lini belakang Persetala, Ade Wahyudi yang tidak terkawal di sector kiri pertahanan Persetala dengan mudah menceploskan bola ke gawang Persetala yang dikawal Muhammad Bawaihi.
Di babak kedua serangan gencar Persetala yang dimotori kapten tim Sandy Tyas beberapa kali sempat menembus pertahanan Talenta Banua, sayangnya tidak satu pun tendangan yang tepat mengarah ke gawang Talenta Banua yang dikawal Rafli Faturahman yang masuk di menit ke-34 menggantikan Resky yang mengalami cedera.
Gagal mengejar ketinggalan gawang Persetala kembali bergetar di menit ke-58, gol ini terjadi akibat keragu-raguan dua pemain belakang Persetala dalam mengamankan bola, bola tersebut berhasil dicuri Rifial Akbar dan menceploskannya ke gawang Persetala.
Tertinggal 2 gol, Sandi Tyas dan kawan-kawan mencoba bangkit dan menekan pertahanan Talenta Banua, beberapa kali umpan terobosan sang kapten tim itu gagal dimanfaatkan ujung tombak Persetala.
Persetala akhirnya mampu memperkecil ketinggalan di menit ke-72 melalui titik penalti. Tendanan bebas dari titik putih ini diberikan akibat pelanggaran pemain Talenta Banua di area terlarang.Muhammad Hidayat yang ditugaskan sebagai algojo berhasil dengan baik menjalankan tugasnya.
Selang beberapa menit kemudian sebuah serangan yang dilancarkan pemain Persetala di sektor kiri pertahanan Talenta Banua kembali menghasilkan penalti akibat seorang pemain Talenta Banua handsball di menit ke-75. M Hidayat kembali mampu menyelesaikan tugasnya hingga membuat skor imbang 2-2.
Hasil imbang 2-2 ini bertahan sampai babak kedua berakhir, wasit Aswan Noor asal Banjarmasin pada pertandingan ini mengeluarkan 4 kartu kuning. Satu untuk pemain Persetala dan 3 untuk pemain Talenta Banua.
Abu Nawas Pelatih Kepala Talenta Banua mengatakan cukup puas dengan hasil yang dicapai timnya, meskid emikian diakuinya menyayangkan keunggulan 2-0 tidak dapat diamankan sampai pertandingan berakhir.
“Anak-anak lengah setelah unggul, mereka hilang focus hingga terjadi dua kali pelanggaran di dalam kotak penalt,” ujar mantan pemain Barito Putera era 1990 an itu.
Menurut Abu Nawas Talenta Banua akan memaksimalkan pertandingan terakhir melawan Banjar Union tim yang juga berasal dari Kota Intan Martapura.
Sementara itu Pelatih Kepala Persetala Edi Justo Purwanto mengatakan ada pekerjaan rumah yang harus dibenahinya untuk pertandingan berikutnya, menurut Edi gol-gol yang lahir ke gawang Persetala akibat kesalahan sendiri.
“Inilah yang masih akan perlu perbaikan, karena gol-gol lawan itu seharusnya tidak terjadi, kalau kordinasi dilini pertahanan terjalin baik,” kata Edi usai pertandingan.
Persetala akan memainkan pertandingan terakhir babak enam besar Kompetisi Liga 3 Zona Kalsel dengan bertandang ke kandang Banjar Union di Tambak Anyar, Kabuaten Banjar. (zkl/foto: ist)