PELAIHARI, Banuapost.co.id- Seorang pengendara motor matic Scoopy, tewas di tempat kejadian setelah bertabrakan dengan pengendara lainnya di ruas Jalan Trans-Kalimantan di Desa Tajau Pecah, Kecamatan Batu Ampar, Rabu (17/4).
Kecelakaan yang merenggut nyawa Taufik M Riady itu terjadi sekitar pukul 11.00 Wita, di tikungan dekat sebuah minimarket. Belum diketahui kronologis kejadian musibah tabrakan yang menewaskan warga Dusun II Blok B, Desa Asri Mulya, Kecamatan Jorong.
Petugas Polsek Batu Ampar yang kebetulan berada tidak jauh dari lokasi kejadian, dibantu warga langsung mengamankan lokasi kejadian, termasuk mengupayakan evakuasi jasad korban ke RSUD Hadji Boejasin Pelaihari.
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Satlantas Polres Tala, motor scoopy, DA 2688 LAG, bertabrakan dengan motor Honda CB 150, DA 2948 GAI, yang dikendarai Sutopo, warga Sungai Cuka, Kecamatan Satui, Tanah Bumbu.
Sebelum terjatuh motor yang dikendarai korban sempat membentur motor Mio 125, DA 6852 EAW, yang dikendarai Sanawiyah yang beralamat sama dengan pengendara Honda CB 150.
Akibat tabrakan itu, Taufik M Riady mengalami luka parah di bagian kepala dan meninggal di tempat kejadian.
Kapolres Tala, AKBP Muhammad Junaeddy Johnny, melalui Kasatlantasnya, Iptu Ananda Mustika Adya, membenarkan tengah menangani insiden kecelakaan lalulintas di kawasan Desa Tajau Pecah yang melibatkan tiga unit kendaraan roda dua.
Menurut Kasatlantas, saat kejadian motor scoopy yang dikendarai korban melaju dari arah Jorong menuju Pelaihari. Sedang Sutopo dan Sanawiyah dari alah Pelaihari menuju Jorong.
“Diduga korban tidak dapat mengendalikan kendaraannya saat memasuki tikungan, hingga otornya agak melebar ke kanan. Sementara pada saat bersamaan, Sutopo dan Sanawiyah meluncur dari arah berlawanan,” kata Kasatlantas yang diminta penjelasannya.
Kecelakaan lalulintas di kawasan Desa Tajau Pecah yang merenggut korban jiwa ini, merupakan yang ketiga kalinya dalam sepekan terakhir.
Sebelumnya, Minggu (14/4), seorang pelajar asal Kabupaten Tapin tewas di tempat kejadian setelah pick up yang ditumpanginya bertabrakan dengan sebuah bus.
Kejadian kedua, Selasa (16/4) yang menewaskan Daniah binti Ahyani, warga Desa Pantai Linuh, Kecamatan Batu Ampar. Wanita hamil itu merupakan korban tabrak lari. (zkl/foto: ist)