PELAIHARI, Banuapost.co.id– Tukang kebun yang ditemukan tewas akibat disambar petir, Rabu (2/10) petang di kebun cabe tempatnya bekerja adalah Warga Desa Panggung Baru, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tala.
Hal ini dibenarkan Kepala Desa Panggung Baru, Muhammad Arifin, yang sempat mendatangi korban saat dievakuasi ke Puskesmas Bati Bati.
Menurut Kades Panggung Baru, korban bernama Achyar tinggal bersama orangtua perempuannya di RT 01 RW 01 Desa Panggung Baru.
“Benar almarhum warga kami, dan saat ini sudah berada di rumah duka,” kata M Arifin melalui sambungan telepon.
Pria asal Pulau Lombok itu, sudah sekitar 5 tahun tinggal di Desa Panggung Baru bersama ibu dan saudaranya, sementara ayahnya masih berada di Lombok.
“Korban berusia sekitar 29 tahun dan sehari-harinya bekerja di kebun mengambil upah, kadang ada yang memodali untuk berkebun semangka, dan sering berpindah-pindah,” jelas Kades Panggung Baru.
Menurut Kades Panggung Baru, sebelum dibawa ke rumah duka korban sempat di evakuasi ke Puskesmas Bati Bati di damping petugas dari Polsek Bati Bati, setelah mendapat kepastian korban benar-benar disambar petir, jasad pun langsung dibawa ke rumah duka.
“Setelah mendapat kepastian dari dokter puskesmas, jasad langsung dibawa ke rumah duka,” kata Kades M Arifin.
Korban disambar petir ini sempat beredar di medsos sekitar pukul 16.00 Wita, diduga korban saat itu sedang membersihkan kebun cabe, sementara hujan diselingi petir terdengar di kawasan Bentok Kampung, Kecamatan Bati-Bati. (zkl/ foto: ist)